Liburan ke Nusa Penida

Liburan di Nusa Penida

Terakhir kali kami ke Bali di tahun 2018. Saat itu itinerary-nya cukup banyak. Ceritanya bisa dibaca di sini. Nah, kali ini kami pengin mengulang lagi liburan di sana dengan itinerary yang lebih santai, tapi tetap jalan, bukan klumbruk di kamar hotel. Akhirnya, saat liburan sekolah Juli kemarin, berangkatlah kami bertiga ke Bali.

Sebelumya, kami sempat kepikiran untuk bergeser liburan di Gili Trawangan. Jadi, dari Denpasar nyebrang laut lewat Pelabuhan Padang Bai ke Lombok. Tapiiii…. schedule itu berubah setelah merasa bahwa kami masih harus explore Bali lagi. Jadi, bergeserlah tujuannya ke Nusa Penida. Read more

Miliki Gaya Hidup Sehat Mulai dari Keluarga

Sadar enggak sih, cara kita makan, pilihan menu yang kita sukai, dan cara kita memandang makanan dimulai dari keluarga sendiri. Misalnya, saya yang enggak suka masakan daging kambing karena orang tua saya dulu enggak pernah menyuguhkan menu itu. Seperti juga cara kita melihat makanan sebagai sesuatu yang harus dihargai sehingga diambil secukupnya, atau benda mati yang dipakai untuk memenuhi kebutuhan jasmani kita. Read more

Toko yang Selalu Dicari Orang Minimalis

Toko yang Selalu Dicari Orang Minimalis

Dengan belajar menjadi orang minimalis, saya juga belajar untuk enggak asal belanja dan milih produk. Menjadi minimalis bukan tentang dikit-dikitan barang, tetapi memiliki barang secukupnya dan lebih mengutamakan kualitas.

Selain itu, seperti yang pernah dibahas sama Francine Jay di bukunya The Joy of Less: A Minimalist Living Guide, menjadi orang minimalis itu lama-lama bikin kita jadi sadar tentang sustainable living. Jadi, enggak heran kalau orang minimalis itu pasti mencari toko-toko ini karena semua toko ini bisa membantu menjalankan lifestyle ini. Selain baik untuk kehidupan pribadi, baik untuk orang lain, dan baik untuk kelangsungan lingkungan hidup. Read more

Ngeblog Mudah Pake Simple WordPress

Ngeblog Mudah Pake Simple Wordpress

“Jadi content creator itu harus bisa beradaptasi dengan perubahan zaman atau kalau enggak ya karya kita mati enggak ada penikmatnya.”

Kurang lebih seperti itu yang pernah disampaikan Raditya Dika di suatu acara yang saya tonton. Saya memahaminya sebagai, kalau sekarang eranya Tiktok, ya belajarlah bermain Tiktok. Kalau zamannya Instagram, ya belajarnya ngulik Instagram. Itu yang seharusnya dilakukan content creator, adaptif mengikuti zaman. Saya tidak menampiknya, tapi juga tidak serta merta usaha banget menaklukkan Tiktok. Karena saya percaya setiap orang punya porsinya masing-masing di setiap tempat. Read more

Naik Bus Nyaman Bersama TRAC

Naik Bus Nyaman Pakai TRAC

Tinggal di jalan antar-provinsi bikin saya terbiasa melihat pemandangan bis lalu-lalang. Yang sering bikin heran itu adalah kenapa bis pariwisata banyak banget ya masuk ke Jogja. Kota ini enggak pernah sepi didatangi wisatawan. Bahkan, setiap ngelewatin jalan Malioboro, selalu ada wisatawan foto-foto di bawah plang Jl. Malioboro. Hahaha.. Kalian juga enggak?

Ngomongin bus, perjalanan darat naik mobil atau bus itu sekarang emang lagi diminati banget, terutama semenjak pandemi. Tapi, buat orang yang rada pemilih soal bus, saya emang selalu memperhatikan banget kenyamanan di dalam bus. Enggak cuma fasilitasnya aja, tapi kenyamanan ini mutlak supaya perjalanan jauh jadi lebih menyenangkan. Read more

Minimalist Skincare Routine with Pond’s Serum Pencerah Wajah

Minimalist Skincare Routine with Pond's Serum Pencerah Wajah

Skincare minimalist sering banget dibahas di kalangan minimalism lifestyle enthusiast. Mungkin karena anggapan bahwa kalau ingin menjalani gaya hidup minimalis berarti skincare-nya harus minimalis juga. Cukup cuci muka pake air biasa aja.

Bagaimana pun, wajah dan tubuh ini adalah pemberian anugerah Tuhan yang harus disyukuri. Cara mensyukurinya dengan dirawat menggunakan beberapa produk skincare. Enggak perlu berlebihan. Enggak perlu semua produk dipake. Dan enggak perlu fomo, gonta-ganti produk ngikutin tren merek tertentu. Kulitmu, ya kulitmu. Read more

Minimalist Habits yang Patut Dicoba

Kebiasaan Seorang Minimalist yang Patut Dicoba

Gaya hidup minimalis sebenarnya tidak ada pakemnya. Tidak ada aturan harus punya berapa pasang sepatu, berapa buah baju, atau punya wardrobe warna tertentu. Kebutuhan dan preferensi tiap orang berbeda-beda. Jadi, kita sendiri yang bisa menentukan standarnya.

Namun, buat kalian yang baru pertama kali pengin mencoba gaya hidup ini, ada sedikit kebiasaan yang bisa dicoba. Menurut saya, ini adalah kebiasaan yang lazim bahkan wajib dilakukan seorang minimalis. Seberapa sedikit pun barang yang kita punya atau tone warna dekorasi rumah kita, kita pasti akan melakukan hal ini. Read more