Tentang Rejeki

tentang rejeki

Jujur yaa.. saya ini aslinya orang yang gampang baper. Bahasa alusnya, mungkin.. kompetitif. Ketika melihat seseorang mendapatkan pencapaian tertentu, trus kelimpungan, baper, dan hasrat kompetisinya terbangun. Penasaraannn, kok dia bisa.. Kira-kira aku bisa juga enggak ya? Sampai setelah nyoba sendiri dan hasilnya beda, trus baper lagi.. Baper kok ra uwis-uwis. Lol
Read more

Salahkah Aku Punya Sepatu Lebih Dari Satu?

the warna shoes review

Sebelas-duabelas dengan lemari pakaian. Tiga per empat isi rak sepatu, didominasi oleh sepatu saya. Seperempat sisanya, space untuk sepatu anak dan suami.

Sebenernya, saya bukan pecinta sepatu garis keras. Tidak pernah juga menganggarkan belanja sepatu tiap bulan. Selalu belanja sepatu sebutuhnya aja. Tapi kok ya kebetulan sering banget merasa butuh punya sepatu model tertentu. Lol. Akhirnya, berbagai macam model sepatu nangkring dengan cantik di rak sepatu. Read more

Melahirkan Normal atau Caesar?

Melahirkan Normal atau Caesar?

Melahirkan partus normal atau caesar selalu jadi mommy’s war tiada henti. Sama seperti pilihan untuk memberi anak ASI atau susu formula. Memakaikannya pospak atau clodi. Memberinya MPASI homemade atau pabrikan.

Emang yaa… ibu-ibu selalu punya bahan untuk perdebatan. Menganggap bahwa pilihannya adalah yang terhebat, hingga mengesampingkan bahwa sebenarnya ada story tersembunyi di balik setiap pilihan ibu-ibu lain. Cerita yang selama ini tidak pernah disampaikan dan dijadikan pembelaan. Karena berbeda itu bukan dosa. Tidak menjadi sempurna itu bukan kesalahan. Setiap orang punya hak menentukan mana yang baik bagi dirinya dan keluarganya. Read more

Life Without TV

life without tv

Apa sih, acara TV favorit kalian? Atau mungkin, channel favorit deh.. Starworld, Discovery Channel, Baby TV, Disney Junior, Fox Movie, atau mungkin.. Net TV, RCTI, Metro TV?

Dulu, awal-awal punya TV kabel, saya penggemar berat Starworld, Diva, dan Lifetime. Setelah punya anak, dan mulai khawatir sama konten drama serial di Starworld yang lama-lama enggak jauh beda sama sinetron Indonesia, mulai deh beralih nurutin selera anak. Read more

Dengan Cara Apa Kita Memprotect Anak Kita

Dengan Cara Apa Kita Memprotect Anak KitaLama sekali ternyata saya enggak ngisi blog ini. Bukannya sibuk-sibuk amat sih.. Tapi badan cukup capek, dan tiap ngelonin Luna pasti bablas ketiduran. Padahal tengah malam adalah satu-satunya waktu senggang saya buat me time, salah satunya dengan nulis blog. Nyatanya, me time saya beberapa minggu terakhir ini malah cuma browsing sosmed mulu. >.< Blogwalking pun tak pernah. Read more

Jangan Pernah Meminta Orang Lain Memahami Anak Kita

jangan meminta orang lain memahami anak kita

Malam minggu kemarin, saya mengalami kejadian yang menggemaskan. Gemas sama anak orang lain. Gemas juga sama orang tuanya. Saking gemasnya, saya sampe keluar ruangan dan memilih menghirup udara luar. Seringkali, rumput tetangga lebih hijau dibanding rumput sendiri kan.. Anak orang lain lebih menggemaskan dibanding anak sendiri. Hahahaha…

Read more

Aku Enggak Mau Difoto!!

Etika Memotret Anak

Siapa di sini yang enggak follow akun IG @retnohening? Biasanya (biasanya loh yaa..) para ibu-ibu atau perempuan-perempuan lajang yang suka anak-anak, follow akun tersebut demi menikmati kelucuan dan coleteh polos Kirana. Tapi emang Kirana ini lucu banget ya.. Poninya enggak nguatin. Pipinya, gemesin pengin nyowel.

Kabar terakhir dari mereka, libur lebaran ini mereka mudik ke Indonesia. Kalau dulu pulang kampung masih aman-nyaman, sekarang Kirana sudah terkenal, jadi banyak yang nyamperin ke rumah. Ngajakin foto bareng, rekam video, dll. Akibatnya, lama-lama Kirana jadi enggak nyaman dan enggak ramah sama orang baru. Itu yang dikeluhkan sama ibunya dan diharapkan penggemarnya ngerti. Read more