Terapi dan Stimulasi untuk Tumbuh Kembang Anak

Terapi dan Stimulasi untuk Tumbuh Kembang Anak.jpg

Saya yakin, semua ibu mempercayai bahwa anak adalah titipan Tuhan yang harus dijaga sepenuh hati. Bahkan sampai melepas anak untuk menikah pun, nurani ibu pasti akan terus menjaganya, memastikan dia bahagia dan baik-baik saja bersama keluarga barunya.

Apalagi kalau anak masih benar-benar usia kanak-kanak, pasti ibu akan memastikan semua kebutuhan pokok anaknya terpenuhi. Kerja pagi sampai sore, demi masa depannya yang lebih baik. Melepas karir impian, demi menemaninya sepanjang hari. Bangun pagi buta, demi menyiapkan makanan untuk menjamin asupan gizinya.

Tidak perlulah saya sebutkan satu per satu semua pengorbanan ibu. Karena bentuk pengorbanan setiap ibu pasti berbeda-beda, tapi tujuannya sama. Demi anaknya. Continue reading →

Terbius Pesona Kintamani, Bali

Sudah lama saya pengin liburan sekeluarga ke Bali. Luna belum pernah ke Bali, makanya saya pengin banget ajak dia liburan ke pulau terkenal itu. Dan suami saya menjanjikan kami untuk liburan ke Bali, tahun depan. Horee!

Wish it come true, ya..

Bali emang identik banget sama pantai-pantainya yang cantik. Tapi kalau tiap ke Bali mainnya selalu ke pantai terus, lama-lama bisa bosen juga. Padahal ya, di Bali itu ada daerah yang enggak kalah mempesonanya. Dan saya sudah menyimpan satu wishlist itinerary untuk kami ke Bali besok. Yaitu Kintamani.

Terakhir kali saya kesana saat masih mahasiswa. Duhh kangen banget, pengin ke sana lagi. Continue reading →

Menikmati Pesona Jogja dari Candi Ijo, Candi Tertinggi di Jogja

Menikmati Pesona Jogja dari Candi Ijo, Candi Tertinggi di Jogja.jpg

Beberapa minggu terakhir ini, kerjaan kantor lagi banyak-banyaknya. Seharian kerja kok ya enggak kelar-kelar juga. Selesai satu, tapi yang lain udah antri diselesaikan. Kalau mau diabaikan barang sebentar, tapi deadline berjalan cepat.

Trus malemnya sering ngelonin Luna dan bablas ketiduran sampe pagi. Mau melek untuk sekadar nonton atau asik-asikan sama suami udah enggak kuat matanya.

Makanya, weekend jadi waktunya untuk santai. Salah satunya dengan pulang ke rumah orangtua, membiarkan Luna bermain puas sama mereka, sementara saya hibernasi. Bangun-bangun, udah ada makanan komplit di meja, tanpa perlu repot-repot masak. Emang bener deh, pulang ke rumah orangtua itu bisa jadi termanjakan (ya cucunya, juga anaknya). Tapi tetep enggak mau kalau keseharian tinggal sama orangtua. Lol

Weekend minggu lalu, kami pulang ke rumah orangtua (mertua saya) di daerah Piyungan, di bawah kaki bukit Gunungkidul. Continue reading →

Suami dan Istri Berdandan

 photo 1462383188271_zpsrygdzqdu.jpg

Harus ya istri itu berdandan?

Enggaakkkk… Kalau enggak suka dandan ya enggak usah dipaksa dandan demi suami. Tapi jangan kaget kalo suami ternyata selingkuh sama perempuan yang lebih muda 9 tahun.

Bhuahahaha… iyaa, kalimat terakhir nyindir status yang lagi viral dan sempet dibahas serentak di blog Icha, Isti, Mak Injul, dan Mba Windi.

 

Kalo suka dandan, ya berdandanlah untuk menyenangkan diri sendiri, dan sisi positif lainnya untuk servis pemandangan indah buat suami. Serius deh! Sekalipun kita merasa dan suami bilang, dia mencintai kita apa adanya. Tapi ada saat-saat kita perlu kasih servis lebih ke dia. Salah satunya dengan berdandan.

Dandan itu enggak mahal, banyak buanget make up murah yang tetep ada label BPOMnya. Tenang… dari uang belanja, kita pasti bisa membuat dapur tetap ngepul, dan gincu tetap tergores indah di bibir.

Continue reading →

Tangan Kanan atau Tangan Kiri?

 photo 1462010119842-001_zps2uzgvjyc.jpg

Yuk, ngobrolin tangan.

Berawal dari saya mengamati Luna yang lagi hobi mewarnai pake spidol, dan dia pegang spidolnya dengan tangan kiri. Saya enggak kidal, jadi pas lihat dia mewarnai dengan tangan kiri, kok kayaknya susah ya.. Padahal sepertinya sih Luna asik-asik aja, toh dia bisa mewarnai dengan tangan kirinya dalam durasi yang lama. Berarti dia nyaman kan..

Hari lainnya pas Luna mewarnai lagi, dia pake tangan kanan. Dan tetep bisa mewarnai dengan lancar, enggak kaku. Hari esoknya lagi, dia mewarnai dengan tangan kiri.

Emang anak ini random maksimal. -___- Continue reading →

Pengalaman Pap Smear Pertama

pengalaman pertama pap smear di kucala medical center.jpg

gambarnyaa… biar keliatan serem. Lol

Akhirnya pap smear jugaaa….

Dari dulu saya selalu menunda-nunda. Besok aja setelah ultah pernikahan ke-3. Besok aja setelah Luna lepas ASI. Besok aja setelah ultah ke-30. Dan semuanya omong doang. Hahahaha….

Terus menunda-nunda, dengan alasan akhir tahun kemarin abis kontrol KB, bidannya bilang rahim saya baik-baik aja kok. Santai aja lahh..

Sampai sekitar 2 bulan yang lalu berita duka menimpa keluarga besar kami. Kakak sepupu saya (beda kakek, tapi satu buyut) meninggal karena kanker payudara. Masih muda, usia sekitar 34 tahun, dan meninggalkan 1 anak perempuan masih balita. :(((

Berhubung dulu di usia 20 tahun saya pernah punya pengalaman FAM, saat itu saya langsung SADARI. Ditambah berita duka ini lengkap bikin saya parno abis. Saya pengin selalu hidup sehat dan bisa mendampingi Luna sampai dewasa kelak. Continue reading →

Pintar Mengatur Keuangan dengan 5 Simple Envelope System

 pintar mengatur keuangan dengan 5 simple envelope system.jpg

Weekend kemarin saya dan suami diundang ke sebuah seminar investasi. Jujur yaa… awalnya agak males-malesan, karena jam 1 siang itu Jogja panas banget. Rasanya lebih enak santai di rumah, sambil makan pisang goreng dan nyeruput es kelapa muda. Tapi berhubung sekalian pergi kondangan ke nikahnya teman SD, ya sudah sekalian aja keluarnya.

Syukurlah.. acaranya enggak mengecewakan. Di luar pemahaman saya tentang investasi saham yang masih embuh-embuhan ini, tapi paling enggak saya jadi mudeng dikitlah. Dan enggak ada kata terlambat memulai berinvestasi berapapun usia kita sekarang.

Jadi gini. Kemarin ada satu pernyataan yang menarik banget. Continue reading →

High Heels are My Guilty Pleasure

high heels are my guilty pleasure.jpg

Sebagai kaum cebolista, saya itu penggemar high heels kelas berat. Mulai dari stiletto, wedges, cone shoes, saya punya. Meski untuk mengimbangi langit dan bumi, saya juga tidak lupa menyimpan flat shoes juga sneakers.

Semua kecintaan saya pada high heels, terpaksa vakum selama 9 bulan, karena hamil Luna. Tapi setelah itu, balik lagi ke high heels. Sekalipun nggendong anak sambil pake stiletto itu sakitt.. Tapi, beauty is pain kan… *lalu ganti wedges 8 centi*

Huahahaha, sami mawon.

Ternyata yang senasib sama saya banyakkk… Banyak wanita yang menganggap bahwa high heels adalah suatu bentuk fashion yang bisa menunjang karir seseorang. Suara langkah cethak-cethok, terasa mantap menunjukkan profesionalitas jati diri, bahwa “gue keren, gue bisa”. Continue reading →

Travelers Couple: Manda dan Panda

 photo 1460653763026_zpsgp1bglmd.jpg

Satu tahun yang lalu, untuk kedua kalinya saya ikut acara yang diselenggarakan oleh KEB. Setelah kali pertama datang di acara sharing bareng Gendhis Bag, lalu yang kedua ini Arisan Ilmu yang diadakan di rumah salah satu blogger, Primastuti Satrianto atau yang sering dipanggil Ima atau Manda.

Sebagai #WanitaManjaMasaKini, saya minta diantar-jemput suami. Padahal sebenernya perumahannya itu jajahan saya waktu kecil. Tapi namanya juga #WanitaManja, beli gula di warung aja minta diantar. Lol

Sesampainya di rumah Manda, di halaman depan kami disambut sama suaminya, yang ternyata temen SMP dan SMA-nya suami saya. Woooo… itu pertemuan yang tidak terduga. Ternyata itu pertemuan pertama mereka selepas lulus SMA, yang artinya udah lebih dari 15 tahun. Sejak saat itu, tiap syndrome #WanitaManjaMasaKini lagi kumat, suami saya selalu dengan sabar nungguin saya acara KEB sampe kelar sambil ngobrol sama suaminya Manda.

Continue reading →

Pekerjaan Rumah Tangga untuk Anak 2-3 Tahun

pekerjaan rumah tangga untuk anak 2-3 tahun.jpg

Mari memberdayakan anak! *lalu digetok sama komnas ham perlindungan anak*

Saat anak memasuki usia 2 tahunan, selamat datang dalam “zona egois” dan “zona sok bisa”. Anak sudah tahu bahwa wanita cantik dan lemah lembut itu adalah ibunya, jadi ketika ibunya sedang menggendong bayi lain atau membantu anak kecil lain, bahkan cuma ngobrol bentarrr.. sama anak lain, dia akan protes dan memeluk ibunya erat-erat. “Ini ibuku!”

Selain itu dia juga merasa sok bisa melakukan segala hal, dari yang remeh temeh sampai yang berbahaya. Misal membuka kaitan gorden, atau.. menggunting sendiri bungkus snacknya. Sering kali ini menyenangkan, karena artinya anak sudah besar, sudah mandiri, dan pelan-pelan bisa kita latih untuk memutuskan keinginannya sendiri.

Tapiiii… di saat genting, buru-buru, dan biasanya itu pagi hari. Semuanya yang “sok bisa” itu ngrepotin.

“Udah, ibuk aja biar cepet.”

“Na ajaaa!!”

*lalu nunggu setahun di depan kamar mandi, sampai dia bisa nglepas kancing bajunya sendiri*

Continue reading →