Toko yang Selalu Dicari Orang Minimalis

Toko yang Selalu Dicari Orang Minimalis

Dengan belajar menjadi orang minimalis, saya juga belajar untuk enggak asal belanja dan milih produk. Menjadi minimalis bukan tentang dikit-dikitan barang, tetapi memiliki barang secukupnya dan lebih mengutamakan kualitas.

Selain itu, seperti yang pernah dibahas sama Francine Jay di bukunya The Joy of Less: A Minimalist Living Guide, menjadi orang minimalis itu lama-lama bikin kita jadi sadar tentang sustainable living. Jadi, enggak heran kalau orang minimalis itu pasti mencari toko-toko ini karena semua toko ini bisa membantu menjalankan lifestyle ini. Selain baik untuk kehidupan pribadi, baik untuk orang lain, dan baik untuk kelangsungan lingkungan hidup.

3 Toko Idaman Orang Minimalis

    • Thrifted shop

Thrifted shop atau toko barang bekas adalah toko yang paling sering diburu oleh orang-orang minimalis. Di toko ini, kita bisa mencari barang-barang yang masih bisa dipakai dengan kualitas yang masih bagus.

Emang apa untungnya sih, belanja di thrifted shop?

Bagi orang minimalis, memaksimalkan kegunaan suatu barang itu sangatlah penting. Misalnya, skincare dan bahan makan, ya dipakai sampai habis. Ketika ada barang rusak, ya dibenerin dahulu, bukan asal buang, lalu beli yang baru.

Jadi, dengan belanja di thrifted shop, kita bisa memperpanjang usia sebuah barang. Misalnya ya, mungkin ada lemari yang sudah tidak dipakai lagi sama pemilik lamanya karena pindah rumah dan tidak ada tempat. Kalau lemari itu ternyata cocok dengan ruangan kita dan sesuai dengan yang dicari, enggak ada salahnya beli di thrifted shop.

Begitu pula dengan baju, buku, produk elektronik, make up, dan sebagainya. Saya banyak kok menemukan orang menjual make up atau skincare-nya karena baru sekali pakai tapi ternyata enggak cocok. Ketimbang dibuang sia-sisa, lebih baik dijual supaya bisa lebih bermanfaat untuk orang lain.

Jangan malu berburu barang second hand di thrifted shop ya.. Saya sih, seneng banget karena bisa dapat harga miring untuk barang yang berkualitas dengan merek tepercaya. Setiap butuh sebuah barang, opsi pertama cari dulu di thrifted shop.

  • Bulkstore

Bulkstore adalah semacam toko kelontong yang menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga dan dijual dengan sistem curah. Misalnya nih, kecap di rumah abis, ketimbang beli kecap kemasan baru, kita bisa beli kecap di bulkstore. Bawa aja botolnya ke bulkstore, lalu diisi kecap sesuai kemasannya.

Dengan demikian, kita ikut berperan serta dalam sustainable living karena beli barang baru itu pasti kita akan menghasilkan sampah yang baru. Sampah plastik kemasan yang sekali pakai langsung buang.

Nah, orang minimalis sangat memperhatikan hal ini. Kita enggak bisa egois memikirkan diri sendiri, tetapi juga harus memikirkan lingkungan hidup.

Makanya, bulkstore banyak banget diburu sama orang-orang minimalis dan orang yang peduli lingkungan. Kita bisa belanja sabun, sampo, kecap, minyak, lotion, teh, kopi, madu, teh, garam, dan masih banyak lagi macamnya. Setiap barang dijual per takaran gram atau milliliter.

Biasanya, barang-barang ini diproduksi rumahan oleh petani lokal sehingga barangnya tidak banyak mengandung zat kimia. Selain lebih ramah lingkungan, juga baik untuk tubuh juga, kan..

Itu kenapa saya suka banget belanja di bulkstore. Bisa jadi jadwal stok-stok bulanan. Ohya, jangan lupa bawa wadah dan tas belanja sendiri setiap belanja di bulkstore, ya!

  • Local brand shop

Ngomongin petani lokal ya, orang minimalis juga mengutamakan belanja di produk-produk local brand. Sekarang ini, local brand itu enggak kalah bagusnya dengan produk impor. Bahkan, kalau menurut saya sih, sulit dibedakan dan beberapa merek memang jauh lebih bagus produk lokalnya.

Keuntungan belanja di local brand shop adalah kita bisa ikut serta memajukan perekonomian Indonesia. Industri dagang bergeliat karena barangnya berkualitas dan pasti repeat order dari pembelinya.

Contohnya ya, kita bisa mulai memilih produk fashion dari merek lokal, membeli make up atau skincare merek lokal, atau membeli bahan makanan dari local brand shop.

Caranya gimana? Orang minimalis enggak males untuk mencari tahu asal usul merek sebuah barang dan visi misinya. Jadi, kita bisa memilih sebuah local brand yang sesuai dengan prinsip hidup kita. Misalnya, beli baju merek lokal karena pengrajinnya orang lokal dan diberi upah yang wajar. Beli skincare merek lokal karena produknya terjamin tidak diujicobakan pada binatang, dan sebagainya.

Kenapa Indonesia bisa cepet banget keluar dari resesi saat masa pandemi? Salah satunya karena local brand shop ini. Orang Indonesia lebih memilih beli produk lokal, ketimbang produk impor. Itu sebabnya UMKM di Indonesia sangat bergeliat dan menjadi penyokong perekonomian Indonesia.

Modalku, Solusi Pendanaan UMKM

Bicara tentang UMKM, mungkin di antara temen-temen semua banyak yang punya usaha. Pengin mengembangkan usahanya tetapi terhambat dalam hal modal. Nah, Modalku bisa jadi solusi yang jitu untuk membantu kalian mencapai impian bisnisnya.

Pendanaannya beragam, mulai dari 100 ribu saja dengan bunga sekitar 17% setahun. Tenor atau jangka waktu pinjaman juga cukup singkat, mulai dari 1 hingga 24 bulan. Lebih cepet lunas, lebih cepet uang muter untuk mengembangkan usaha, kan..

Kalian juga enggak perlu khawatir karena fintech ini aman dan terawasi oleh OJK. Yang paling pentingnya lagi, gunakan pinjaman modal usaha dari Modalku beneran untuk mengembangkan UMKM, ya.. Dan pastikan simulasi bisnisnya benar-benar terlaksana jadi bayarnya pun enggak keteteran.

Mau enggak mau, modal memang jadi sumber utama untuk mengembangkan bisnis, kan.. Jadi, enggak ada salahnya mengajukan pinjaman untuk memodali usaha kita.

Gimana nih, mungkin ada yang tertarik untuk bikin bulkstore di kotanya atau mengembangkan local brand shop? Semoga sukses, ya!

Silakan tinggalkan pesan. Tapi maaf ya.. link hidup akan otomatis dihapus. :)