Jangan Lupa Bawa Ini Saat Liburan ke Pegunungan

Jangan Lupa Bawa Ini Saat Liburan ke Pegunungan

Akhir tahun kemarin adalah libur natal saya terpanjang. Sudah berencana staycation ke Solo, tapi voucher hotel ternyata sudah expired 2 hari sebelumnya. Dan untuk meredam rasa kecewa karena enggak teliti baca, saya ngotot ngajak liburan ke luar kota, yang jauh sekalian.

Dieng adalah tujuannya. Sudah sejak pertengahan tahun 2016 saya memendam rasa pengin ke sana, akhirnya kesampaian juga di penghujung tahun 2016. Read more

Offroad ke Candi Barong

Offroad ke Candi Barong

Perasaan saya sering banget ya, jalan-jalan ke candi. Hahaha. Habisnya gimana dong. Kalau punya 2 ortu yang rumahnya deketan sama candi. Padahal dulu saya jarang banget main ke candi loh, seringnya nge-mall atau pokoknya gaul ke kota-lah. Tapi semenjak menikah dengan makhluk yang tidak begitu menyukai mall, jadinya malah ketularan. Dan libur lebaran yang hampir 2 minggu ini, kami sama sekali belum main ke mall. Tapi aku kangen mall, pokoknya di sisa-sisa libur lebaran minggu ini, harus main ke mall. *kode keras, karna tau blog ini dibaca suami*

Baca juga: Wisata Tanpa Mall di Jogja

Di hari yang sama, setelah kami main ke Tebing Breksi, suami ngajak kami untuk main sekalian ke Candi Barong. Temennya bilang, candi ini lebih bagus ketimbang Candi Ijo. Oke, we’ll see..
Read more

Terbius Pesona Kintamani, Bali

Sudah lama saya pengin liburan sekeluarga ke Bali. Luna belum pernah ke Bali, makanya saya pengin banget ajak dia liburan ke pulau terkenal itu. Dan suami saya menjanjikan kami untuk liburan ke Bali, tahun depan. Horee!

Wish it come true, ya..

Bali emang identik banget sama pantai-pantainya yang cantik. Tapi kalau tiap ke Bali mainnya selalu ke pantai terus, lama-lama bisa bosen juga. Padahal ya, di Bali itu ada daerah yang enggak kalah mempesonanya. Dan saya sudah menyimpan satu wishlist itinerary untuk kami ke Bali besok. Yaitu Kintamani.

Terakhir kali saya kesana saat masih mahasiswa. Duhh kangen banget, pengin ke sana lagi. Read more

Menikmati Pesona Jogja dari Candi Ijo, Candi Tertinggi di Jogja

Menikmati Pesona Jogja dari Candi Ijo, Candi Tertinggi di Jogja

Beberapa minggu terakhir ini, kerjaan kantor lagi banyak-banyaknya. Seharian kerja kok ya enggak kelar-kelar juga. Selesai satu, tapi yang lain udah antri diselesaikan. Kalau mau diabaikan barang sebentar, tapi deadline berjalan cepat.

Trus malemnya sering ngelonin Luna dan bablas ketiduran sampe pagi. Mau melek untuk sekadar nonton atau asik-asikan sama suami udah enggak kuat matanya.

Makanya, weekend jadi waktunya untuk santai. Salah satunya dengan pulang ke rumah orangtua, membiarkan Luna bermain puas sama mereka, sementara saya hibernasi. Bangun-bangun, udah ada makanan komplit di meja, tanpa perlu repot-repot masak. Emang bener deh, pulang ke rumah orangtua itu bisa jadi termanjakan (ya cucunya, juga anaknya). Tapi tetep enggak mau kalau keseharian tinggal sama orangtua. Lol

Weekend minggu lalu, kami pulang ke rumah orangtua (mertua saya) di daerah Piyungan, di bawah kaki bukit Gunungkidul. Read more

Serunya Main ke Jatim Park 2, Kota Batu

jatim park 2 photo jatim park 2_zps2bywwkqn.jpg

Entah sudah berapa kali saya ke Malang. Keluarga besar saya tersebar di seluruh penjuru kota di Jawa Timur, salah beberapanya ada di Malang. Bahkan kalau ditarik ke garis keturunan, saya sebenarnya mungkin orang Malang, karena Mbah Buyut (simbahnya Bapak) saya asli Malang. Rumah tuanya yang ala-ala Belanda masih ada sampai sekarang, ditinggali oleh anak ragilnya (omnya Bapak), tetua yang puji Tuhan masih diberi umur panjang sampai sekarang.

Dulu, Malang tidak sekeren sekarang. Saya selalu pengin buru-buru pulang tiap kali main ke Malang. Batu Malang juga cuma gitu-gitu aja. Pol mentok main ke Selekta. Taman bunga yang cantik.. Enggak kalah sama taman bunga di Belanda.

Tapi, liburan natal-tahun baru kali ini saya berniat menyempatkan sebentar mampir ke Malang, dalam perjalanan dari Jogja menuju ke Surabaya untuk natalan bareng keluarga besar. Yang paling excited tentunya Kakung atau Bapak saya, ini pertama kalinya ngajak Luna traveling dengan mobil yang rutenya jauh. Kursi di belakang sudah disulap Bapak menjadi kasur empuk buat tidur Luna (dan Ibuknya).

Berhubung ke Malang cuma sehari, jadi itinenary di sana cuma main ke Jatim Park 2 dan Museum Angkut. Itu pun sudah bikin betis kami mau meledak. Tapi kami berjanji mau mengulang main Malang lagi lain hari dengan waktu yang lebih lama.

Read more

Pengalaman Bawa ASIP ke Pesawat

Bulan April lalu, saya mendapat titah dari atasan untuk pergi ke Kuala Lumpur demi tugas yang menanti. Memang di sana selalu ada even tahunan, yaitu Kuala Lumpur International Book Fair di Putra World Trade Centre. Di tahun ini saya dan Intan yang mendapat tugas untuk berangkat. Lumayanlah, bisa working for traveling.

Tapi, masalah lain muncul. Saat itu Luna masih 9 bulan dan masih full ngASI. Setiap malam pun dia masih kebangun-bangun untuk ngASI. Gimana kalau saya tinggal berhari-hari ya.. Belum lagi, kalau mendadak ASIPnya abis gimana dong.. Padahal kan, saya emak yang irit (alias males beliin sufor), maunya anak ini minum ASI sampai 2 tahun.

Sempet sih, kepikir ajak suami dan Luna untuk ikut serta jalan-jalan ke KL. Tapi (sekali lagi), saya kan emak yang irit ya, biaya buat beli tiket PP Jog-KL ditambah tetek-bengek lainnya, pasti bikin anggaran rumah tangga bocor. Trus kebayang nanti malah jadi rempong dan enggak bisa kerja. Karena saya ke sana bukan buat jalan-jalan, tapi bekerja. Udah saya repot kerja sambil momong anak, Luna juga kasian enggak bisa menikmati perjalanan.

Akhirnya diputuskan bersama, saya akan berangkat ke KL, dan Luna di rumah bersama suami, dengan membajak ibu mertua ngungsi sementara ke rumah saya untuk momong cucunya. Read more