Bermain-Main dengan Kereta Api

Bermain-main dengan Kereta Api

Anak mana sih, yang enggak suka kereta api. Cuma nongkrong di pinggir rel kereta aja, mereka bakalan seneng tiap lihat kereta lewat. Makanya, biasanya abang odong-odong dan cilok suka ikut ngetem di pinggir rel kereta. Karena hampir tiap sore, beberapa spot pinggir kereta selalu rame anak-anak.

Untuk semakin mengeksplore rasa sukanya anak sama kereta api, maka akan makin seru kalau bikin beberapa ide main-main menggunakan kereta api. Biar mainan keretanya enggak cuma monoton gitu-gitu aja. Kereta diisi baterai, trus dijalanin muter-muter di atas relnya. Selesai.

Dari kereta api, kita bisa memberi stimulasi anak ke banyak hal.

Kecerdasan Matematika

Susun lokomotif dan gerbong-gerbong kereta. Lalu ajak anak berhitung, ada berapa jumlah gerbongnya? Kalau perlu, tempelkan kertas ditulisin angka, di masing-masing gerbong dan lokomotif.

Kereta 3 jalan.. Kereta 2 jalan..

Atau kalau bukan menghitung gerbong, bisa juga jual beli tiket kereta. Bisa diterapin ke anak yang lebih gedean dikit, sekitar 4 tahun.

Kecerdasan Bahasa

Lagi, susun lokomotif dan gerbongnya. Lalu jelaskan namanya masing-masing. Kalau perlu ditulis di kertas, dan diletakkan/ditempelkan di dekat mainannya.

Lokomotif, Gerbong Penumpang, Gerbong Makan, Kereta Barang, Kereta BBM, dll.

Kecerdasan Logika

Bikin miniatur stasiun juga deh.. Ada kereta api dan masinis. Ohya, sekalian juga petugas kereta, petugas tiket, pengawas peron, atau polisi kereta. Lalu, cobalah bermain-main roleplay di stasiun.

Mau naik kereta harus beli tiket dulu. Petugas peron memberi tahu bahwa kereta akan datang. Eh, ada orang yang lari-lari di dekat rel kereta, lalu ditegur oleh Polisi Kereta. Dan seterusnya. Seru juga, sekalian mengasah logika berpikirnya.

*

Intinya sih ya, bermain-main dengan kereta api emang selalu seru. Adakah anak yang enggak punya mainan kereta api? Bahkan Luna yang ketertarikannya sama alat transportasi enggak se-freak anak-anak cowok, dia punya mainan kereta api. Dua malah.

Gara-garanya sih, karena Luna selalu anterin saya ke stasiun. Makanya jadi kenal banget sama kereta.

Hampir tiap bulan saya selalu naik kereta api, karena harus kerja di Jakarta. Kereta andalan adalah Argo Dwipangga pukul 20.57. Waktunya paling cocok, duduk langsung pelor. Tahu-tahu sampai Gambir jam 5, transit bentar, langsung fit untuk lanjut kerja.

Tapi untuk naik kereta bareng keluarga, sebenernya jaranggg banget, atau hampir enggak pernah.

Kami lebih sering road trip naik mobil, atau yang terakhir pergi naik pesawat. Mau mudik ke rumah orang tua, tinggal ngglinding naik mobil nyampe.

Jadi rencananya, di pertengahan tahun ini mau traveling ke Bogor naik kereta. Wah, udah siap-siap aja arrange budget sambil nyicil lihat-lihat harga tiketnya.

*

Ngomongin tiket kereta, mau ketawa rasanya kalau inget drama tiket kereta yang pernah kubeli 7 tahun yang lalu di salah satu minimarket. Entah kasirnya oncem atau saya yang sensitif abis, tapi tanpa konfirmasi ulang, dia langsung print tiket kami. Lha ternyata, tiket saya dan suami beda kursi dan gerbong dong..

Huahhh.. keseelll.

Semenjak itu, tiap mau beli tiket kereta jadi was-was. Maunya kendali pemesanan ada di tangan saya sendiri.

Enak banget loh, sekarang udah ada banyak aplikasi online travel agent. Kita bisa milih sendiri mau naik kereta apa, jam berapa, gerbong dan kursi yang mana. Saking praktisnya, bahkan untuk perjalanan pekerjaan aja, saya lebih milih untuk mengatur semuanya sendiri lewat aplikasi online travel agent, ketimbang menghubungi agen travel langganan kantor.

Mayan juga, soalnya beberapa aplikasi online travel agent suka ngasih poin reward, yang bisa dituker jadi voucher diskon.

Tiket Kereta Api di Pegi Pegi

Salah satu aplikasi online travel agent yang saya pakai adalah Pegi Pegi. Praktis makenya.

Karena emang punya rencana untuk traveling ke Bogor naik kereta di pertengahan tahun besok, untuk menyusun budgetnya, saya coba search pilihan keretanya di aplikasi Pegi Pegi.

Beli Tiket Kereta Api di Pegi Pegi

Awalnya mau naik kereta Ekonomi aja dan turun di Jatinegara. Supaya bisa lanjut ke Bogor naik KRL dari Jatinegara. Tapi ternyata tiket Ekonomi penuh semua dongg.. Ya iya sih, karena itu peak season anak-anak sekolah pada liburan.

Akhirnya, ganti kereta eksekutif aja.

Beli Tiket Kereta Api di Pegi Pegi

Kami paling suka perjalanan kereta di malam hari. Apalagi untuk perjalanan yang cukup jauh ya.. Biar enggak terlalu terasa jauh, mending tidur aja kan.. Dan tidur di kereta itu nyaman banget.

Setelah konfirmasi data penumpang, secara random aplikasi Pegi Pegi emang akan memilihkan nomor seat buat kita. Tapi, itu bisa diganti. Kayak ini nih, saya dan Luna di seat 3A dan 3B, kenapa suami di seat 4C? Kalau pergi sekeluarga, paling enggak duduknya satu deret.

Dan ini ada di gerbong 1. Duh, saya tu paling enggak suka gerbong paling depan atau paling belakang.

Akhirnya kami ganti pilihan seat dan gerbongnya, sesuai yang kami inginkan sendiri.

Udah, selesai. Pokoknya, sebelum bayar pastikan dulu tanggal dan jam tiket, serta gerbong dan nomor seat sesuai dengan yang kita inginkan.

*

Kalian juga ada plan traveling naik kereta kah? Atau sedang berburu tiket kereta api lebaran? Duh, buruan pesennya dari sekarang. Biar KAI nambah gerbong untuk mudik season kayak gini, tapi tetep aja kalo enggak cepet-cepet bisa kehabisan. Kayaknya, temen-temen kantor udah pada pesen tiket mudiknya dari sekarang deh..

Kalau saya mah, mudik lebaran tinggal ngglindingin mobil aja ke rumah orang tua.

Tapi, sebelum traveling di pertengahan tahun ini terealisasi, mau ngajakin Luna bermain-main dengan miniatur kereta apinya dulu. Yuk!

Silakan tinggalkan pesan. Tapi maaf ya.. link hidup akan otomatis dihapus. :)