Bali itu Pie Susu

Tanggal 1 Januari. Itu artinya, persis 6 bulan lagi saya dan suami akan memasuki usia pernikahan ke-3. Dan Aluna juga akan memasuki ulang tahun ke-2. Yey!!

Tanggal 1 Juli memang merupakan tanggal membahagiakan dan mengesankan buat kami bertiga. Tanggal 1 Juli 2012, saya dan suami diikat dalam janji suci pernikahan. Setahun setelahnya, 1 Juli 2013, Aluna, buah hati tercinta kami lahir di dunia. Jadi, wajar dong kalau di hari itu saya pingin banget merayakannya eksklusif dan hanya bertiga. Mumpung belum punya anak kedua. Hihihi…

Di hari istimewa itu, saya pingin banget mendapat kado yang bisa dirasakan bareng-bareng. Ya, karena itu hari kami bertiga, jadi kadonya juga harus untuk 3 orang. Tapi tetep aja ya, yang menentukan emaknya. Hahaha…

Tanggal 1 Juli 2015 besok, saya pingin dapat hadiah liburan bertiga, ke Bali. Saya pernah ke Bali. Suami juga pernah. Tapi ke Bali bertiga, itu yang belum pernah. Jadi persiapannya harus dari sekarang dong… 😀

Saya pingin kejar-kejaran sama Aluna (dan bapaknya) di tepi pantai Kuta. Saya pingin foto-foto bertiga di GWK. Saya pingin ngenalin Aluna ke spesies kera di Sangeh. Saya pingin belanja-belanji di Pasar Sukowati. Saya pingin merasakan udara pegunungan di Ubud. Dan saya pingin membeli dan merasakan langsung makanan khas Bali yang lagi hip, Pie Susu! Read more

Liburan ke Nusa Penida

Liburan di Nusa Penida

Terakhir kali kami ke Bali di tahun 2018. Saat itu itinerary-nya cukup banyak. Ceritanya bisa dibaca di sini. Nah, kali ini kami pengin mengulang lagi liburan di sana dengan itinerary yang lebih santai, tapi tetap jalan, bukan klumbruk di kamar hotel. Akhirnya, saat liburan sekolah Juli kemarin, berangkatlah kami bertiga ke Bali.

Sebelumya, kami sempat kepikiran untuk bergeser liburan di Gili Trawangan. Jadi, dari Denpasar nyebrang laut lewat Pelabuhan Padang Bai ke Lombok. Tapiiii…. schedule itu berubah setelah merasa bahwa kami masih harus explore Bali lagi. Jadi, bergeserlah tujuannya ke Nusa Penida. Read more

Miliki Gaya Hidup Sehat Mulai dari Keluarga

Sadar enggak sih, cara kita makan, pilihan menu yang kita sukai, dan cara kita memandang makanan dimulai dari keluarga sendiri. Misalnya, saya yang enggak suka masakan daging kambing karena orang tua saya dulu enggak pernah menyuguhkan menu itu. Seperti juga cara kita melihat makanan sebagai sesuatu yang harus dihargai sehingga diambil secukupnya, atau benda mati yang dipakai untuk memenuhi kebutuhan jasmani kita. Read more

Minimalist Skincare Routine with Pond’s Serum Pencerah Wajah

Minimalist Skincare Routine with Pond's Serum Pencerah Wajah

Skincare minimalist sering banget dibahas di kalangan minimalism lifestyle enthusiast. Mungkin karena anggapan bahwa kalau ingin menjalani gaya hidup minimalis berarti skincare-nya harus minimalis juga. Cukup cuci muka pake air biasa aja.

Bagaimana pun, wajah dan tubuh ini adalah pemberian anugerah Tuhan yang harus disyukuri. Cara mensyukurinya dengan dirawat menggunakan beberapa produk skincare. Enggak perlu berlebihan. Enggak perlu semua produk dipake. Dan enggak perlu fomo, gonta-ganti produk ngikutin tren merek tertentu. Kulitmu, ya kulitmu. Read more

Minimalist Habits yang Patut Dicoba

Kebiasaan Seorang Minimalist yang Patut Dicoba

Gaya hidup minimalis sebenarnya tidak ada pakemnya. Tidak ada aturan harus punya berapa pasang sepatu, berapa buah baju, atau punya wardrobe warna tertentu. Kebutuhan dan preferensi tiap orang berbeda-beda. Jadi, kita sendiri yang bisa menentukan standarnya.

Namun, buat kalian yang baru pertama kali pengin mencoba gaya hidup ini, ada sedikit kebiasaan yang bisa dicoba. Menurut saya, ini adalah kebiasaan yang lazim bahkan wajib dilakukan seorang minimalis. Seberapa sedikit pun barang yang kita punya atau tone warna dekorasi rumah kita, kita pasti akan melakukan hal ini. Read more

Ini Dia, Keuntungan Bepergian Naik Travel!

Ini Berbagai Keuntungan Bepergian Naik Travel!

Sudah lama banget saya enggak melakukan perjalanan off road ke luar kota. Dulu bisa setiap tahun mudik ke Banyuwangi bawa mobil sendiri. Dua belas jam di jalan enggak berasa. Macet di jalan nikmati aja. Bosen di tol istirahat aja. Karena rame-rame jadi ya dinikmati aja.

Tapi, enggak semua orang bisa dan betah nyetir jauh kayak kami. Naik pesawat atau kereta bisa jadi solusi sih, tapi belum tentu di daerahnya tersedia bandara atau stasiun. Seperti di Banyuwangi sendiri deh.. Bandara di Banyuwangi juga barusan aja ada. Rutenya pun masih terbatas banget. Stasiun di Banyuwangi memang ada banyak, tapi kelas eksekutifnya juga masih terbatas banget. Read more

Pinginnya Sih, Punya Anak Lagi. Tapi

Pinginnya Sih, Punya Anak Lagi. Tapi …

Di tahun 2022 ini usia pernikahan kami akan menuju tahun ke 10. Jenuh, tentu saja pernah. Merasa kehidupan gini-gini aja, pasti juga pernah. Bahkan, pernah terbersit pemikiran, seharusnya mungkin akan seru kalau anggota keluarga ini bertambah. Tapi, nyata tidak semudah itu.

Ini pertama kalinya saya berani cerita lewat blog ini. Sebelumnya, saya selalu menutup diri dan menutup hati untuk menceritakannya ke siapa pun, sekalipun itu orang tua saya sendiri. Read more