#LifeAsEditor: Dibalik Buku dan Film “The Chocolate Chance”

Badan saya sedang tidak bisa diajak kompromi. Leher gatal banget, nafsu pengin dibatukin. Dan seharian di ruang berAC ternyata membuat hidung tertular. Mampet, gatal, dan pengin bersin. Mungkin saya terlalu jumawa, kemarin saat sakit hampir menghampiri, saya koar-koar berhasil mengusirnya dengan ramuan tradisional. Tapi sepertinya saya mengusirnya kurang jauh. Begitu kondisi drop sedikit, langsung flu berkuasa.

Ternyata yang namanya sakit, kalau udah takdir harus sakit, ya udah ya.. sakit aja.

#LifeAsEditor: Dibalik Buku dan Film "The Chocolate Chance".jpg Read more

#MyLifeAsEditor 1: Kejutan dari Strawberry

A4_STRAWBERRY SURPRISEGimana rasanya, kalau buku yang kamu konsep bakal difilmkan dan dimainkan oleh artis idola? Seneng banget!

Itu yang saya rasakan, ketika tahu buku The Strawberry Surprise karya Desi Puspitasari, akan difilmkan oleh Starvision, dan dimainkan oleh Reza Rahardian dan Acha Septriasa.

“Ih, Non.. Kamu kan cuma editornya, yang nulis itu kan Desi.”

Etapi, tahukah kalian bagaimana proses karya ini bisa menjadi novel, jika tanpa saya meminta Desi untuk menulis serial Love Flavour?

Di kantor saya (sepertinya juga di kantor penerbitan lain), pernah ada wacana untuk mengganti kata EDITOR menjadi IDETOR. Alasannya, karena pekerjaan editor tidak hanya sebatas mengedit kata dan kalimat, tapi juga sampai mengonsep, mengamati tren buku di pasaran, sampai mengorder penulis untuk mengerjakan naskah yang sudah kita konsep tersebut.

Begitu pula dengan novel The Strawberry Surprise ini. Read more