Aku Enggak Mau Difoto!!

Etika Memotret Anak

Siapa di sini yang enggak follow akun IG @retnohening? Biasanya (biasanya loh yaa..) para ibu-ibu atau perempuan-perempuan lajang yang suka anak-anak, follow akun tersebut demi menikmati kelucuan dan coleteh polos Kirana. Tapi emang Kirana ini lucu banget ya.. Poninya enggak nguatin. Pipinya, gemesin pengin nyowel.

Kabar terakhir dari mereka, libur lebaran ini mereka mudik ke Indonesia. Kalau dulu pulang kampung masih aman-nyaman, sekarang Kirana sudah terkenal, jadi banyak yang nyamperin ke rumah. Ngajakin foto bareng, rekam video, dll. Akibatnya, lama-lama Kirana jadi enggak nyaman dan enggak ramah sama orang baru. Itu yang dikeluhkan sama ibunya dan diharapkan penggemarnya ngerti. Read more

Mendefinisikan Cantik

Mendefinisikan Cantik. Cantik itu tidak harus mainstream. Sekalipun menurut ukuran media seseorang dianggap tidak cantik, tapi kalau dia menghibur, berprestasi, kontroversi, dan punya nilai lebih, bisa banget jadi terkenal. Yes atau yes? :)

Mendefinisikan Cantik

Jadi, beberapa hari yang lalu, instagram @nitajunita85 yang terkenal dengan “Diet ala Eike”-nya, memposting DM-annya dengan salah satu follower. Follower itu bilangnya “ngasih saran” untuk mempermak muka, percuma badan kurus tapi muka gak dipermak, kusam pula. Apalagi (dia lalu kirim salah satu foto di postingan Nita) fotonya dia sok kecantikan.

What???? Read more

Pengeluaran Terboros Selama Ramadhan

Pengeluaran Terboros Selama Ramadhan

Udah hari ke-13 puasa ramadhan ya.. Enggak kerasa udah separo jalan, bentar lagi banget lebaran. Uwooowoo…

Sekalipun enggak puasa, tapi karena saya bekerja di kantor yang 95% karyawannya puasa, jadi kerasa bangetlah aura-aura bulan ramadhan.. Makan siang, mojok sendirian sambil nonton film atau nge-drakor. Abang gojek yang biasanya berderet-deret di depan kantor nganterin pesenan go-food karyawan, jadinya cuma satu-dua abang gojek aja. Dan yang paling nyenengin, jam istirahat tetep satu jam, tapi jam pulang kerja maju satu jam. Uyeeaaa.. Aku masih bisa lihat matahari terang benderang tiap perjalanan pulang. Read more

Demi Pencitraan

demi pencitraan

Beberapa waktu yang lalu di timeline saya sempet heboh bahas tentang seorang traveler yang ngutang demi biayain gaya hidup travelingnya. Sebenernya saya enggak begitu ngikutin beritanya sih.. Follow request akun IG-nya aja enggak diaccept-accept. Kasian amat yak aku.. :( Tapi ya kurang lebih, sekilas yang saya pahami adalah tentang pencitraannya di publik sebagai orang yang hobi traveling, jadi ya pokoknya gimana caranya harus bisa traveling.

Baca juga punya Isti: Berhutang Demi Pencitraan

Lalu berlanjut, beberapa waktu yang lalu, Mbak Lusi juga bahas tentang eksis di sosial media yang bikin bangkrut. Di situ aku langsung merasa tertampar-tampar. Sekalipun (puji tuhan) sampai sekarang keeksisanku di sosial media adalah tanpa ngutang, tapi itu bikin saya mikir, sebenernya segala yang saya inginkan itu gara-gara sosmed kah? Read more

Sikap Anak yang Bikin Terharu

Sikap Anak yang Bikin Terharu.jpg

Sebelumnya saya pernah cerita ya, tentang kelakuan Luna yang makin lama makin bikin ngelus dada. Di fase threenager ini, dia semakin keras kepala, susah diberi tahu, makin beranian, suka melawan, dan drama queen banget.

Baca juga: Menghadapi Si Terrible Three

Read more

5 Hal Penting yang Anak Perempuan Saya Harus Tahu

5 Hal Penting yang Anak Perempuan Saya Harus Tahu.jpg

Sebelumnya enggak pernah kebayang saya bakal punya anak perempuan. Dari dulu sebelum hamil bahkan sebelum nikah, di kepala saya selalu terbentuk bahwa anak pertama saya besok laki-laki. Dan saya udah hepi banget pas dipendulum sama kakak sepupu (itu lo, cincin kawin yang diikat pake rambut trus didiamkan berputar sendiri di atas telapak tangan kita dan pasangan), katanya anak pertama saya laki-laki.

Makin tersugesti kalau laki-laki, ketika proses kehamilan saya benar-benar mulus tanpa masalah. Tanpa riwil, tanpa ngidam, tanpa morning sickness. Mitosnya kan kalau hamilnya “bandel” anaknya bakal cowok. LOL. Makan tu mitos! Read more

#Familife: Berdamai dengan Kebiasaan Menyebalkan Pasangan

Cara Berdamai dengan Kebiasaan Menyebalkan Pasangan. Sengaja saya bukan nulis “kebiasaan buruk” melainkan “kebiasaan menyebalkan”, karena enggak semuanya kebiasaan buruk. Hanya saja kita enggak terbiasa dengan kebiasaan pasangan, sehingga kadang itu terasa nyebelin.

#Familife: Berdamai dengan Kebiasaan Menyebalkan Pasangan.jpg

Udah berapa lama sih kita menikah? Atau kalau yang masih pacaran, udah berapa lama kita pacaran dengan orang yang sama? Lalu, sudah seberapa dalam kita mengenal pasangan kita? Apa makanan favoritnya? Gimana rutinitasnya? Apa kebiasaannya saat bangun tidur? Dan lain-lain. Read more