[Review] Menyusu Nyaman dengan Botol Philips Avent

 photo menyusu nyaman dengan philips avent_zpsgmq0z3kq.jpg

Saya sudah meninggalkan Luna untuk bekerja sejak dia berusia 3 bulan. Tepat di hari ambil cuti, saya melahirkan. Sehingga 3 bulan cuti di rumah bener-bener full ngurusin anak. Belajar menggendong, memandikan, dan menyusui. Dari semua 3 kegiatan itu yang paling menyenangkan adalah menyusui. Karena saya bisa melakukannya sambil tiduran.

Sadar bahwa sebelum kembali bekerja saya harus menyiapkan stok ASIP untuk Luna. Maka saya sudah mulai memerah ASI sejak Luna usia 1 bulan. Syukurlah.. saya tidak pernah mengalami kejar tayang karena stok ASIP Luna selalu tercukupi.

Tapi saya melupakan 1 hal. Mengajari Luna cara minum ASIP dari botol. Duh!

Saat itu Luna diasuh oleh mama saya, dan tiap hari mama selalu curhat keletihannya karena Luna susah sekali minum ASIP. Dari botol yang sudah saya siapin enggak mau, dari gelas enggak mau, apalagi dari sendok, langsung disamplak. Dan kalau diturutin, bisa deh seharian selama saya tinggal kerja Luna enggak minum ASIP. Sehingga seringkali mama mengakalinya dengan memasukkan dot ke dalam mulutnya saat dia tidur.

Tapi masa ya mau begitu terus. Kasihan mama, kasihan juga Luna.

Lalu malam itu suami saya mencari botol susu baru untuk Luna. Sedangkan saya menunggu di rumah saja, sambil berpesan ke dia untuk mencari botol susu yang beda dengan punya Luna biasanya. Siapa tahu kalau botol dan dotnya diganti Luna akan mau minum ASIP.

Akhirnya perlahan Luna sudah mau minum ASIP lewat botol. Minumnya semakin lancar dan banyak, yang artinya saya harus lebih semangat pompa ASI di kantor.

 

Jadi, penyelamatnya adalah..

Botol Susu Philips Avent Classic+

 photo review botol susu philips avent_zpsckpmoo9w.jpg

Hingga seterusnya, botol ini dipakai sampai saya mengenalkan Luna pada susu formula. Dan saat saya memperhatikan Luna minum, ternyata inilah yang membuatnya nyaman minum menggunakan botol susu Philips Avent:

1. Philips Avent adalah botol susu wide neck

 photo philips avent wide neck_zpsiyy5wp4x.jpg

Saya baru menyadari bahwa sebelumnya saya membeli botol susu slim neck, dengan alasan supaya nanti Luna bisa memegang botolnya sendiri. Padahal ternyata botol susu wide neck itu justru yang dapat membuat perlekatan bayi akan lebih mudah.

Katup uniknya bekerja sesuai dengan ritme menyusui bayi. Serasa menyusu langsung di payudara, sehingga bayi akan lebih nyaman. Dan susu yang mengalir sesuai dengan kecepatan hisap bayi, jadi tidak pernah ada kejadian air susu berlebihan masuk ke dalam mulut bayi.

Dan ternyata Luna bayi bisa loh.. memegang sendiri botol susu wide neck.

2. Philips Avent anti-kolik

 photo nipple philips avent_zpsc0qbvpid.jpg

Seringkali kan ya, minum melalui botol susu menyebabkan bayi kolik dan rewel. Itu karena saat menyusu, udara masuk ke dalam perut bayi. Padahal seharusnya udara masuk ke dalam botol.

Nah, semenjak menggunakan botol susu Philips Avent ini Luna jarang banget terkena kolik. Di nipple/dot-nya terdapat sistem anti-kolik canggih dengan katup kembar. Saat bayi minum, katup ini akan melentur sehingga udara dapat mengalir ke dalam botol, bukan ke perut bayi.

Tidurnya jadi lebih nyenyak dan bebas rewel. Udah enggak pernah saya begadang karena Luna kebangun tengah malam.

3. Philips Avent berbentuk ergonomis

 photo philips avent botol ergonomis_zpsjfuvfdrg.jpg

Ini menjawab kekhawatiran saya sebelumnya. Sekalipun Philips Avent adalah botol susu wide neck, tetapi bentuknya ergonomis. Mau dipegang dari berbagai posisi dengan tangan mungil bayi, bisa banget.

Sering banget kan ya.. kita melihat anak kalau menyusu suka sambil salto. Udah berasa canggih, pegang botol dengan satu tangan, sementara tangan yang lain mainin guling.

Dan satu hal yang paling penting lagi. Selama Luna minum ASIP menggunakan botol Philips Avent, dia tidak pernah mengalami bingung puting. Setiap saya pulang kerja dan hari libur, dia tetap menyusu langsung ke saya dengan semangat. Sampai akhirnya dia lulus ASI 2 tahun. Yey!

 

Sampai sekarang.. So far, saya tidak pernah menyesal membeli Philips Avent karena:

1. Philips Avent memiliki leher botol yang lebar dan mudah dicuci

 photo philips avent mudah dicuci_zps0myetqre.jpg

Pekerjaan paling males adalah mencuci botol. Makanya penting banget nih, leher botol yang lebar membuat saya mudah banget mencucinya. Menggunakan sikat bisa sampai ke ujung dalam, serta di pangkal botol juga bisa kesikat dengan sempurna.

Cepat pula. Say good bye deh, untuk mencuci botol yang lama. Lumayan loh.. waktunya bisa dipakai bermain sama anak, ketimbang sibuk di dapur bersihin ujung botol yang susah disikat.

2. Philips Avent 100% bebas BPA

 photo philips avent bebas bpa_zps2tuxp0tz.jpg

Hati jadi tenang deh, ketika tahu bahwa Philips Avent adalah botol susu bebas BPA (Polypropylene). Sehingga aman dipakai bayi.

3. Philips Avent anti-bocor

 photo philips avent antitumpah_zpsmql33xg4.jpg

Ini satu hal penting lagi buat saya yang sering bawa Luna bepergian. Karena udah pernah kejadian punya botol susu yang tutupnya susah pas-nya, sehingga gampang banget bocor. Duh, males banget kan.. bawa botol susu di dalem tas masih harus dilapisin plastik biar kalau bocor susunya enggak kemana-mana.

Makanya tertolong banget sama botol susu Philips Avent yang anti-bocor ini. Di pangkal botol, terdapat 3 lapis ulir/drat yang dapat mengunci botol dengan aman sehingga tidak mudah tumpah.

 photo ulir botol philips avent_zpskyf48msr.jpg

Setelah beberapa lama menggunakan botol susu Philips Avent, Luna terlihat relatif lebih nyaman. Dia bisa menyusu dengan baik dan tidurnya juga lebih nyenyak, karena perutnya kenyang.

Perut kenyang saat anak tidur itu penting banget loh.. Sehingga saat tidur dia tidak akan rewel dan terbangun-bangun lagi karena lapar. Tidur cukup kan penting untuk perkembangan otak anak. Jadi saya selalu mencoba menfasilitasi dan mencukupi segala kebutuhannya saat tidur, supaya mendapatkan kualitas waktu tidur yang maksimal. Mulai dari pakaian nyaman, diapers kering, udara sejuk, dan botol susu yang tepat untuk mengenyangkan perutnya.

Ohya, beberapa teman ada yang menanyakan berapa harga botol susu Philips Avent punya Luna. Kebetulan saya punya 2 jenis botol Philips Avent Classic+. Botol 125ml, harganya berkisar Rp95.000 – Rp135.000 untuk 2 pcs botol. Dan botol 260ml, harganya berkisar Rp66.000 – Rp72.000 untuk 1 pcs botol. Bisa didapatkan di toko-toko perlengkapan bayi, atau beberapa online shop juga ada.

Selamat mencari ya..

Yuk, kita carikan produk yang sesuai untuk anak, sehingga tumbuh kembang mereka bisa maksimal.

4 thoughts on “[Review] Menyusu Nyaman dengan Botol Philips Avent

Silakan tinggalkan pesan. Tapi maaf ya.. link hidup akan otomatis dihapus. :)