Oxyglow dan Drama Kantung Mata

Oxyglow dan Drama Kantung Mata
[sponsored post]

Saya bukan anak yang butuh waktu berjam-jam tiap makeup-an. Percaya enggak percaya, tiap mau ngantor, cuma butuh waktu 5 menit untuk makeup. Udah komplit dengan pake Serum, Daycream, BB Cream (Yes! Sekarang aku anak BB Cream), bedak, eyeshadow, pensil alis, blush on, lipbalm + lipstick. Selesai!

Bisa nyampe 10 menit kalau pake acara sisiran dulu, milih baju, pake lotion dan parfum, atau kalau lagi pengin nambahin eyeliner dan maskara. Tapi selebihnya, sat-set-sat-set. Enggak usah lama-lama lah.. Makeup gini aja, udah bikin temen-temen di kantor ngevote di core values estetika penampilan yang menularkan semangat kerja. LOL Read more

Ketika Melihat Kekerasan Pada Anak

ketika melihat kekerasan pada anak

“Kids are precious gift sent from heaven”

Beberapa bulan yang lalu, lingkungan lagi rame tentang kekerasan pada anak. Dan itu menimpa orang yang cukup dekat dengan kami.

Antara percaya dan enggak percaya. Cuman, mau enggak percaya juga gimana. Lha wong saya sendiri enggak pernah lihat secara langsung kekerasan itu terjadi. Tapi melihat betapa para ibu saksi mata & telinga, sangat emosional setiap membahasnya, akhirnya saya percaya juga sih.. Read more

Thank You 2018

thank you 2018

Bentar lagi udah 2019 aja. Sementara itu, sepanjang 2018 kemarin blognya hampa gulana, jarang disapa. Benernya sedih akutu.. Tapi prioritas 2018 kemarin emang bukan blog dan nulis. Jadi ya udahlah ya.. semoga tahun 2019 bisa lebih produktif nulis lagi. Enggak cuma nulis buat blog, tapi juga untuk yang lain.

Recap 2018 kemarin sudah melakukan dan mencapai apa aja. Kalau dijembrengin, yang pasti membuat rasa syukur ini tidak berhenti terucap. Meski ada tangis, kesal, emosi, dan nyesek di dada. Tapi terima kasih 2018, sudah membuat hidupku lebih challenging. Read more

Simple New Year’s Resolution

simply new year's resolution

Tinggal 16 hari menuju tahun 2019. Lalu jadi nginget-nginget, akhir tahun 2017 kemarin bikin resolusi apa ya, untuk tahun 2018. Kira-kira sudah tercapai belum ya?

Yang paling diinget, tahun 2018 saya ingin mengurangi aktivitas blogging dan ingin meluangkan waktu lebih banyak untuk family time. Tapi ternyata, aktivitas kantor lagi penuh-penuhnya, yang bikin saya harus sering business trip ke luar kota. Family time jadi sangat berharga. Sebisa mungkin saya enggak ambil job blogging di weekend, apalagi weekend di rumah pun udah jarang-jarang. Read more

Free Printables: Belajar Baca dengan Kartu Suku Kata

Free Printables: Kartu Baca Suku Kata

Sejak di kelas B, Luna mulai menunjukkan ketertarikannya sama baca-tulis. Masih berupa kata-kata pendek, dan lama-lama membentuk kalimat pendek.

Awalnya, saya mengenalkan huruf per huruf. Saya pikir, akan lebih baik kalau dia belajarnya runut. Hafal dulu huruf A sampai Z. Tapi ternyata, itu lebih kiamat (buat yang ngajarin). Apalagi kalau udah ketemu huruf b, d, p, q. Atau m dan n. Atau v, w, z. Semenit yang lalu bisa, semenit kemudian lupa. -_____- *telen pil* Read more

Overthinking

Beberapa hari ini penyakit saya kambuh lagi. Penyakit yang saya tahu ini sama sekali enggak sehat bagi fisik dan psikis. Tapi, mencoba menghilangkannya juga susah sekali.

Saya sering mengkhawatirkan hal-hal yang belum terjadi. Mencoba menebak-nebak skenario Tuhan dan mengarang kejadian buruk akan terjadi. Semua dengan dalih, “What I do is for prepare the worst.” Tapi sebenarnya ini enggak lebih dari negative thinking yang memblokir otak saya. Read more

Tentang Jodoh

Tentang Jodoh

Kemarin saya barusan nyelesaiin nonton drakor Familiar Wife. Bukan drakor yang baru-baru amat sih, udah tamat tayang di tvN sejak 20 September lalu. Tapi ini drakor terkeren yang saya tonton selama tahun 2018. Ya, meski tahun ini enggak produktif nonton drakor sihh.. Masih kalah sama tahun 2017 yang bisa nyampe 15 judul berhasil ditamatin. Jaman seloo… Sering gabut tipis-tipis. Lol

Highlight dikit ya, Familiar Wife bercerita tentang Joo-Hyuk yang stres punya istri galak banget. Padahal dulu pas masih pacaran, manisss banget. Setelah nikah, punya 2 anak balita, kok berubah. Istrinya jadi kasar, suka teriak-teriak, ngamuk sambil ngelempar barang. Saking stresnya, dia berniat ceraiin Woo-Jin, istrinya. Read more