Luna, Lebih Berani Yuk!

be-confident

Ceritanya, saat acara family gathering kantor saya hari Minggu kemarin. Tempatnya di Hotel Puri Asri, Magelang. Hotel bagus bangeet. Very-very fotogenic dan instagramable.

Oke… Judulnya aja udah family gathering, jadi pasti ini acara hore-hore sekeluarga besar kantor saya dong. Saya aja datang sama suami dan Luna. Siap main-main dan pingin ngenalin Luna ke temen-temen Ibuknya saat di kantor.

Tapii… Sampai di sana, Luna lebih tertarik sama children playground ketimbang ikut saya goyang-goyang kumpul bareng keluarga lain. Kalau dipaksa, Luna bakal ngambek ngeyel trus balik jalan sendiri ke area children playground.

Itu belum seberapa, awal-awal kumpul sebelum berangkat, Luna udah nangis kejer. Ditambah lihat bapaknya markir mobil, dia semakin takut berasa mau ditinggal si bapak. Dari pengakuan temen saya, dia sampai takut menyapa Luna, takut bikin Luna nangis.

Lalu hasilnya, seharian kemarin dia sama bapaknya terus dan main terpisah sendiri, enggak mau gabung rame-rame sama yang lain.

Sedih? Jelas!

Apalagi saat lihat hasil foto-foto acara family gathering kemarin, enggak ada satu pun foto kami bertiga, atau Luna sendiri. Ya, gimana mau moto ya.. Kalau Luna sendiri enggak mau gabung dan lebih memilih bermain di tempat yang enggak begitu riuh, yaitu di children playground.

*

 

Usia Luna sekarang, 23 bulan, sedang cerewet-cerewetnya cerita dan ngoceh. Meski agak terlambat, tapi jelas saya syukuri. Karena dulu, Bunda pengasuhnya pernah cerita bahwa mereka agak kesulitan mengajak Luna bicara. Di saat anak-anak seusianya sudah ngoceh ini-itu, dia cuma senyum-senyum malu.

Tapi, kalau dia didiemin aja, maka Luna akan ngoceh ngobrol sama temen mainnya. Jadi, inilah yang dilakukan Bunda-Bunda pengasuhnya. Diam-diam mengabaikannya, biar Luna berani bicara.

Yes, saya makin menyadari bahwa Luna ini pemalu. Entah lagi fase malu-malu, atau memang dia dasarnya pemalu.

Enggak tau juga penyebabnya apa. Padahal Luna ini anak yang gaul lho.. Enggak cuma ngendon di rumah doang. Dia jelas main-main di daycare, kumpul bocah sama anak-anak tetangga tiap weekend sore, ikut ibuknya gaul sama temen-temen dan komunitas, juga kadang ikut bapaknya rapat lingkungan di rumah.

Mau gimana lagi ya. Semoga aja ini baru fasenya malu aja. Pasti nanti selanjutnya dia bakal berani dan enggak nempel ortunya terus. Toh, sebelum usia ini dulu dia anak yang berani dan enggak moody.

luna-dan-kala-main-bersama

Treatment buat Luna yang lagi pemalu ini simpel-simpel aja sih..

  • Sebelum berangkat, ngomong dulu sama dia. “Nanti Luna ikut ibuk main sama temen-temen ibuk ya..” Biar dia enggak kaget dan bisa siap-siap. Salah satunya, siap-siap dandan pake jepit strawberry cantiknya. (believe me, Luna yang terlihat tomboy ini aslinya kemayu tingkat tinggi, apalagi kalau lihat kaca)
  • Baik-baik menjaga moodnya, dengan tidur cukup dan makan cukup.
  • Kalau dia enggak mau gabung, ya udah enggak usah dipaksa. Mending saya ngalah aja deh, ketimbang dia nanti trauma ketemu orang banyak.
  • Ngomong ke temen-temen saya, “Nanti jangan menyambut Luna dengan heboh ya.. Apalagi maksa minta nggendong dia. Atau kalian bakal merusak moodnya.”
  • Never dan untungnya sampai sekarang enggak pernah, membandingkan Luna dengan bilang, “Ayo dong jangan malu. Seperti kak itu lo.. atau dek ini lo.. Pemberani.” Big-big no.
  • Agak sedikit “mengabaikan” rasa malunya, dengan tetap “memaksa” menggendong dia sambil saya ngobrol sama orang atau beraktivitas di tempat itu. Biasanya, pelan-pelan dia bakal paham trus ikutan gabung. Kecuali…. ada gangguan di sana. Seperti.. children playground menarik hati, atau ada “sesuatu” yang bener-bener bikin dia takut.

Ah, mengasuh anak itu punya seninya sendiri-sendiri ya.. Semoga Luna makin berani, pede, dan enggak moody lagi ya. Bentar lagi kan ulangtahun ke 2. Makin besar, harus makin pintar!

🙂

7 thoughts on “Luna, Lebih Berani Yuk!

  1. sama mak, anak saya baru masuk playgrup. lebih tertarik mainan di playground daripada masuk kelas sama guru dan teman2nyya 🙁

  2. Hihi, iyap itu betul bgt, momong anak itu ada seninya, dan beda2 jg setiap anak. Lha anakku udh 2, mau 3. Masing2 unik, dan butuh treatment berbeda pula. Salam buat Luna… :*

  3. Gapapa mbak baru dua tahun ini kayaknya wajar aja deh. Kalo anakku biasany kalo dia nyeret2 aku menjauh dari temen2 kubilangin kalo mau pergi pamit dulu sama temen2 mama, salim dulu. Jadi dikit2 aku ajak berinteraksi

    1. Iya sih mba.. Meski kadang.. jujur suka iri liat anaknya temen yg lebih bs membaur ketimbang anakku. Padahal usianya gak jauh beda. *eh, malah curcol* 😀

Silakan tinggalkan pesan. Tapi maaf ya.. link hidup akan otomatis dihapus. :)