Menciptakan Internet Aman di Rumah

Cara Menciptakan Internet Aman di Rumah.jpg

PR orangtua sekarang ini gede banget. Udah kita diribetin perkara ASI, Susu Formula, MPASI, pendidikan formal, dan multiple intelligence, ternyata ada 1 lagi yang menghantui orangtua. Yaitu internet, perangkat baik tapi sekaligus bisa juga mencelakakan.

Idealnya nih.. anak itu dikasih internet setelah dia usia 17 tahun ke atas, karena usia segitu anak sudah dianggap dewasa dan bisa bijak menggunakannya. Tapi, enggak semudah itu loh.. Beneran.

Lha wong, saya yang niatnya enggak kasih HP ke Luna dan nunggu dia gede aja, ternyata kelepasan juga. Dia udah bisa buka lock HP saya, langsung menuju gallery foto dan video, atau langsung buka Youtube. Dia bisa semuaaa…

Kalau mau dilarang-larang, ya gimana coba.. Tiap hari dia lihat Bapak-Ibuknya pegang HP. Pastilah dia belajar menggunakannya. Kecerdasan anak itu di luar dari yang kita kira.

Sampai sekarang sih, untungnya Luna belum pernah kelepasan nonton yang macem-macem. Dan semoga, jangan sampe deh. Kalaupun seandainya dia kelepasan nonton aneh-aneh, semoga aja saya bisa menanggapinya dengan serius tapi santai, menasehati tanpa menghakimi.

Baca juga: Aturan Main Nonton Youtube

*

Buat saya dan suami, internet untuk anak itu tidak bisa dihindari, tapi dipakai dengan bijak. Kenapa kami pasang internet di rumah dengan jaringan tercepat? Salah satunya supaya anak-anak kami kelak kalau mau internetan ya di rumah aja. Enggak ada alasan mau ke warnet karena internet di rumah lemot. Mending ajak temennya sekalian ke rumah, internetan gratis di rumah, bonus pisang goreng dan es teh.

Dengan mereka mengakses internet di rumah, segalanya bisa kami awasi. Komputer juga sudah di-protect, browser pun bisa dilacak history-nya.

Sebenernya nih, Depkominfo itu sudah sejak lama memblokir situs-situs negatif. Sebutlah ada program PERISAI, Trust Positif, dan Nawala Project. Tapi nyatanya, program-program itu tidak bisa 100 persen memblokir situs negatif. Apa kabar Youtube? Play Store? Google? Termasuk BBM, pernah nggak lihat iklan yang ter-suggest adalah iklan-iklan tidak layak dikonsumsi anak?

Ohya, Bapaknya Luna sudah pernah nulis buku “Cara Ampuh Nge-Blok Situs Negatif” tahun 2011 lalu. Udah lama yaa.. Luna aja belum terbentuk tahun segitu. :))) Kebetulan saya masih punya 1 eksemplar bukunya, kalau ada yang mau nanti drop comment “mau” di bawah yaa..

Baca juga: Andakah Orangtua Generasi Online?

*

Balik lagi ngomongin internet aman.

Saking besarnya terpaan internet di kehidupan kita, maka kitalah yang seharusnya mulai menciptakan #internetBAIK. Bermula dari diri kita sendiri, lalu nantinya pasti anak-anak bakal ngikutin. Kebiasaan BAIK kan, bermula dari keluarga.

BAIK: Bertanggungjawab, Aman, Inspiratif, Kreatif

Caranya, ya dari bagaimana kita mengamankan akses internet di rumah, baik itu komputer, laptop, dan juga HP. Pasti dong, kita enggak pengin anak jadi kecanduan games atau terpapar pornografi. Kita pasti juga enggak pengin anak mudah percaya pada berita hoax yang tersebar di internet, atau asal sharing without thinking.

Saya tuh paling gemes sama broadcast message yang enggak jelas asal-usulnya. Informasi yang meresahkan, black campaign, sampai ke memecahbelah dan bikin konflik. Mending nih, saya dapet broadcast lucu-lucuan receh ketimbang informasi black campaign atau meresahkan macam begitu.

Cara Menciptakan Internet Aman di Rumah.jpgTrus gimana caranya mengamankan gadget dari internet negatif?

Oke, sekarang kita ngomongin games online dulu ya..

Jadi games itu sama aja kayak film, semua ada rating-nya. Cocoknya dikonsumsi untuk usia berapa aja nih.. Dan kita yang dari awal sudah harus tahu ini, sehingga bisa ikut pilah-pilih games yang cocok untuk anak.

macam rating games online.jpg

macam rating games online.jpgLalu gimana dengan Google? Kita apa-apa tanya ke Google. Anak pun juga gitu. Enggak bisa ngerjain PR, ibunya enggak bisa jawab, nanyanya ke Google dah.. Sepertinya besok Luna bakal begini untuk pelajaran Fisika, Kimia, Matematika. :))))

Daripada menghalang-halangi anak, mending Google-nya diamankan. Tinggal pilih menu Setelan Penelusuran di ujung kanan atas, lalu amankan dengan mencentang opsi Telusur Aman.

Cara mengamankan Google.jpgYoutube juga sama aja. Pernah saya ceritain kalau Luna ini anak Youtube. Sekalipun ada yang menghujat Youtube karena berpotensi “merusak” anak, tapi saya cinta Youtube. Dari Youtube, Luna jadi tahu dan bisa belajar banyak hal. Dan berkat Youtube juga, saya bisa tinggal Luna sebentar untuk mandi, tanpa khawatir dia bakal cranky atau panjat dinding.

Dan biar Youtube-nya aman, ya diamankan aja. Untuk di Youtube web, aktifkan menu Restricted Mode, yang ada di halaman bawah sendiri. Sedangkan untuk di Youtube app, cari menu Setting di ujung atas, klik General, dan aktifkan Restricted Mode-nya.

cara mengamankan youtube web.jpg

 photo D60924-010816-001_zpsprngrec7.jpgSebenernya channel Youtube pun bisa diblokir secara satu-satu. Saya melakukannya, karena ternyata ada juga channel yang sekalipun boleh ditonton anak-anak, tapi saya kok enggak sreg sama tayangannya. Jadi saya blokir semua video dari channel itu.

Caranya?

Harus lewat browser Google Chrome. Instal Video Blocker melalui Web Store Google. Setelah adding to Chrome, maka akan muncul icon merah di ujung atas browser. Lalu klik icon itu, dan tambahkan youtube channel yang pengin di-block.

Ingat ya.. harus salin nama channelnya lengkap sehuruf gede-kecilnya. Kalau sudah kesimpen, nanti channel-channel itu enggak bisa dibuka lagi.

Cara memblokir channel Youtube.jpgSekarang yang terakhir adalah mengamankan Play Store.

Sering kan… kita dapet suggest aplikasi-aplikasi yang enggak banget dilihat anak. Apalagi kalau anak udah makin gede, mereka udah bisa instal dan uninstal aplikasi kesukaannya. Biar lebih aman mereka menggunakan Play Store, caranya adalah buka Play Store dulu. Jangan nyasar ke Fruit Store atau Vegetables Store.

Trus pilih menu Setting di sebelah kiri atas, cari menu Parental Control, dan aktifkan.

Cara mengamankan Play Store.pngEnaknya parental control di Play Store, kita bisa milih aplikasi di range usia berapa aja yang boleh dikonsumsi. Dan untuk ubah-ubah pilihan ini, kita harus bikin pin 4 digit. Jadi, enggak bisa tuh anak sembarangan ganti settingan ini. Kan yang tahu pin-nya cuma kita dan Tuhan.

Cara mengamankan Play Store.jpgTadi saya udah bilang terakhir ya.. Ternyata ada 1 lagi ding cara saya mengamankan internet, yaitu dengan menginstal aplikasi parental control. Sebenernya ada beberapa macam aplikasi ini, seperti Kakatu, Kids Place, Kids Zone, Secure Teen, dll. Tapi yang saya instal adalah Kakatu. Sementara sih, Kakatu baru ada di Google Play Store. Tinggal di-download aja, gratis.

Trus nanti, kita bisa pilih aplikasi mana aja yang boleh diakses anak, melihat history apa saja aplikasi atau games yang dimainkan anak, dan mengatur waktu anak menggunakan HP. Jadi kalau waktunya sudah habis, HPnya otomatis akan mati. Enggak perlu ribet lagi nyalain timer yang kemudian tetep bakal ditawar Luna. “Satu lagi ya Buk…”

Maksudnya 1 video sampe selesai, yang mana durasinya 20 menit. -_____-

Aplikasi parental control Kakatu.jpgKalau misal suatu saat dia tahu bahwa HPnya diberi mode parental control, dan ingin meng-uninstall aplikasi Kakatu ini. Ooo.. tidak bisa. Karena dia harus memasukkan pin yang sudah kita buat saat dulu mengaktifkannya. Yang tahu pin-nya lagi-lagi cuma kita dan Tuhan.

*

Ribet enggak sih? Jelas enggak dong. Buat keamanan dan masa depan anak kita, semuanya wajib banget dilakukan mulai sekarang, dan sejak kita punya anak.

Termasuk jika nantinya terjadi kasus kekerasan online, jangan ragu untuk melaporkan ke:

ID-COP (Indonesia Child Online Protection)
Cybercrime POLRI
Kominfo (aduankonten@mail.kominfo.go.id)

Kalau enggak sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi?

32 thoughts on “Menciptakan Internet Aman di Rumah

  1. aku baru tau ada cara yang beginian -_-
    gak update banget padaha sering nonyon yutup -.-

    bisa meminimalisir hal-hal negatif untuk anak2 ini :3
    baguus mbak postingannya =D

  2. Tulisannya manteb, bikin hanyut ngebaca dari awal sampai akhir..
    ada beberapa yang perlu diingatkan kepada anak juga saat menggunakan internet, lengkapnya ada di free ebooknya #internetBAIK, mungkin bisa untuk tambahan edukasi, download di Gplay pakai keyword “17 Rumus Keren InternetBAIK: Buku Panduan untuk berinternet yang Bertanggung Jawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif”

  3. Diakui jaman digital saat ini bikin anak lbih cepat mengenal tehnologi scr praktis n mudah.kondisi Luna hampir sama dgn putri centhil saya yg saban wkt akses youtube n bisa donlot-uninstt app via playstore.OMG

Silakan tinggalkan pesan. Tapi maaf ya.. link hidup akan otomatis dihapus. :)