Keuntungan Memasukkan Anak ke Sekolah Dasar Usia 7 Tahun

Keuntungan Memasukkan Anak ke Sekolah Dasar Usia 7 Tahun

Bagi yang ngikutin cerita-cerita pendek saya di instagram @nonirosliyani, pasti udah pada tahu kalau beberapa hari terakhir kemarin saya lagi galau banget. Menjelang pergantian tahun ajaran baru, pembicaraan di circle saya seputar anak sekolah. Dan saya sering banget mendapat pertanyaan dari beberapa teman, tetangga, bahkan keluarga terdekat.

“Besok Luna sudah TK ya?”

“Loh, kok belum? Kan udah pas usianya masuk TK. Kalau sekarang masuk TK, nanti pas masuk SDnya usia 6 tahun.”

“Lahirnya bulan Juli kan? Pas banget itu, besok masuk SD pas 6 tahun.”

“Masuk SD harus 7 tahun itu kan, kalau mau masuk SD negeri. Besok mau masuk SD swasta, kan? Boleh itu mah, usia 6 tahun.”

“Coba aja, masukin TK sekarang. Sambil nanti dilihat, anaknya kira-kira mampu apa enggak. Kalau mampu, kenapa enggak?”

Beberapa teman dan tetangga yang lahir di tahun yang sama dengan Luna sudah didaftarkan TK. Saya sendiri, masih belum bergerak untuk mendaftarkannya. Tapi karena sering ditanyai, jadi mulai goyah, eh.. salah enggak sih, kalau aku belum mau daftarin dia TK?

Baca juga: Anak Bukan Investasi

Kalau dia masuk TK sekarang, di usianya 4 tahun, trus taruh di TK bakal 2 tahun. Maka nanti dia masuk SD usia 6 tahun. Terlalu muda enggak sih, masukin anak ke SD di usia 6 tahun. Saya dulu sih, masuk SD usia 5 tahun 8 bulan. Tapi udah lupa sama memori zaman SD dulu. Yang jelas, saya dulu bukan siswa SD berprestasi yang selalu meraih ranking kelas. Prestasi medioker-lah.. Entah itu efek masuk SD usia dini atau enggak.

Cuman yang saya dengar, pengetahuan yang baru sekarang ini, anak itu sebaiknya dimasukkan ke SD usia 7 tahun. Tapi belum tahu persis apa alasan yang tepat, kenapa 7 tahun. Apa beda 6 tahun dan 7 tahun? Beda 1 tahun itu emang signifikan banget ya?

Makanya kemarin melontarkan pertanyaan di Instagram: Kalian “Tim Anak Masuk SD Usia 6 Tahun” atau “Tim Anak Masuk SD Usia 7 Tahun”?

Dan surprisingly, banyak banget yang Tim Anak Masuk SD Usia 7 Tahun. Dari beberapa alasan yang diceritakan mereka dan dari hasil saya browsing, ternyata ada banyak keuntungan memasukkan anak ke SD di usia 7 tahun.

1. Secara psikologis usia 7 tahun jauh lebih matang dan lebih siap menerima materi pelajaran yang lebih berat ketimbang di TK.

Mungkin ada yang beralasan, guru TKnya bilang “dia mampu kok masuk SD. Udah anteng dan mau fokus kalau di kelas. Dan udah bisa baca juga.” Jadi kenapa enggak..

Ya itu hak masing-masing orang tua yaa.. Tapi psikologis anak yang akan berbicara lebih nyata. Bisa aja anaknya terlihat mampu, tapi saat di kelas 4.5.6, dimana pelajarannya sudah lebih sulit dan lebih membutuhkan mikir berat. Baru deh, keliatan bedanya anak masuk SD usia 6 tahun dan 7 tahun.

Kalau kata temen saya yang pernah mengalaminya, “Rasanya aku dulu males banget belajar. Maunya main aja terus. Padahal kelas-kelas segitu, pelajaran udah lebih susah.”

2. Tingkat konsentrasi anak usia 7 tahun lebih bisa fokus, enggak sibuk main sendiri, dan lebih enggak bosenan.

“We found that delaying kindergarten for one year reduced inattention and hyperactivity by 73 percent for an average child at age 11 and it virtually eliminated the probability that an average child at that age would have an abnormal, or higher-than-normal rating for the inattentive-hyperactive behavioral measure.”

Dikutip dari: https://ed.stanford.edu/news/stanford-gse-research-finds-strong-evidence-mental-health-benefits-delaying-kindergarten

Luna aja yang usianya 4 tahun masih suka bosenan loh, kalau diajarin calistung. Dia paling bisa duduk anteng cuma kalau mewarnai. LOL

Ini loh, yang jadi salah satu alasanku kenapa belum tertarik masukin dia ke TK juga. Saya ingin membebaskan Luna bermain dan belajar apa saja semaunya dia. Mau mewarnai silakan. Mau gunting-tempel, silakan. Pokoknya free play.

Keuntungan Memasukkan Anak ke Sekolah Dasar Usia 7 Tahun

Jadi, ketika besok dia masuk ke formal education yang jadwalnya udah lebih pasti dan strick, harapannya dia akan bisa menerimanya dengan baik. Tanpa kebosanan, mati gaya, atau malah ribut cari perhatian ke gurunya.

3. Anak 7 tahun lebih memiliki kemandirian dan kematangan berpikir.

Kata temen saya yang guru SD kelas 1.2.3, “Pengalaman ngajar anak dibawah 7 tahun susah minta ampun..kemandiriannya blum ada. Kematangan juga pasti akan lebih siap klo 7th mengingat kurikulum jaman sekarg jauh berbeda dg emaknya dlu, dan sangat2 dibutuhkan yg namanya kematangan berpikir.”

Kalau dipikir-pikir, iya juga yaa Kurikulum zaman kita dulu beda banget dengan kurikulum zaman sekarang. Lebih berat sekarang. Dulu paling cuma belajar baca, tulis, hitung doang. Sekarang bahkan anak-anak seusia Luna udah dikenalin sama macam-macam bendera dunia.

Yah, paling enggak.. anak masuk SD itu udah bisa mandiri, bisa pipis sendiri di kamar mandi. Enggak harus dianterin guru apalagi sekolah ditungguin orangtua. Sehari-dua hari sih, oke ya.. Kalau berhari-hari?

Baca juga: Pertimbangan Memilih Sekolah untuk Anak

Berbekal browsing, curhat, dan tanya-tanya ke teman yang profesinya guru juga psikolog. Akhirnya, saya makin mantep dengan pilihan ini. Tim Anak Masuk SD Usia 7 Tahun.

Masukin anak ke SD di usia sedini mungkin bukan berarti prestasi. Belum tentu juga yang masuknya SD lebih awal, terus besoknya akan meraih prestasi di sekolah.

Masukin anak ke SD juga tidak ditentukan, anaknya pengin karena kakaknya sudah SD duluan. Dia kepengin, karena mikirnya sekolah SD akan bersenang-senang sama kakaknya. Padahal, materi SD itu lebih berat loh.. Yakin, siap beneran?

Enggak ada masalah kok, menunda 1 tahun untuk memasukkan anak ke SD. Justru, ketika anak jadi murid yang paling tua di kelas, dia akan belajar memimpin temen-temennya. Jiwa kepemimpinannya lebih terasah. Not bad, kan..

Kalau alasan receh saya yang lain adalah.. biar Luna keliatan lebih gedean dikit bodynya, jadi udah pantes jadi anak TK atau SD. Dan biar enggak bullyable karena badannya imut. LOL.

Baca juga: Generasi Anti-Bullying

Sama alasan receh tapi penting adalah.. biar kemampuan bicara Luna lebih terasah lancar dan jelas dulu. Anak ini mengalami speech delay karena otitis media-nya dulu. Kosakatanya banyak, ngomongnya panjang, tapi pronounciation belum jelas. Dan saya enggak pengin ini jadi penghambatnya besok ketika sekolah formal.

Tapi, keputusan apapun itu terserah masing-masing orang tua ya.. Asalkan, ketika memutuskan jangan lupa untuk diskusikan dulu dengan anak. Hargai pendapat mereka, karena Anak usia 5 atau 6 tahun itu udah bisa diajak diskusi serius kok.. Enggak kayak anak usia 4 tahun, yang bilangnya A tapi actionnya B. LOL

5 thoughts on “Keuntungan Memasukkan Anak ke Sekolah Dasar Usia 7 Tahun

  1. Nathan juga ngulang di TK lagi, meski semua temannya naik ke SD, biar nanti 7 tahun saja, dia masih males banget diajarin calistung, meski guru TKnya nyaranin naik SD tapi aq padamulah Mak Noni, tim masuk SD 7 tahun

Silakan tinggalkan pesan. Tapi maaf ya.. link hidup akan otomatis dihapus. :)