Daftar Imunisasi Anak dan Manfaatnya

luna imunisasi.jpg
Ini ceritanya, Luna mau diimuns MMR, belum disuntik udah nangis kejer. Kalau sekarang mah karna udah sering suntik-suntik, sampe udah enggak nangis lagi tiap disuntik. :)))

Tentang imunisasi selalu rame diperdebatkan haram-tidaknya dan efek sampingnya. Tapi saya adalah orang yang pro-imunisasi. Buat saya, mending nahan enggak beli gadget baru dan bertahan dengan BB buluk, ketimbang Luna enggak diimunisasi.

Emang imunisasi itu mahal? Iya, terutama imunisasi tambahan. Kalau imunisasi dasar yang diwajibkan sama pemerintah, murah banget, malah bisa gratis kalau pakai BPJS. Tapi kalau imunisasi tambahan harus dokter spesialis anak yang bisa memberikan, dan harganya berkali-kali lipatnya imunisasi dasar.

Baca juga: Manajemen Imunisasi

Awalnya saya mau nulis daftar imunisasi tambahan dan manfaatnya. Tapi biar lengkap sepertinya lebih baik ditulis semuanya. Karena banyak juga yang enggak tahu manfaat beberapa imunisasi dasar.

1. BCG (Bbacille Calmette-Guerin)

Manfaat imunisasi ini adalah untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit TBC. Indonesia adalah negara dengan posisi ke-4 jumlah pasien TBC terbanyak sedunia. Jangan sampai kita menambah daftarnya ya…

Imunisasi ini sebaiknya diberikan sedini mungkin, di usia di bawah 2 bulan. Luna kemarin usia 2 hari langsung dikasih sama rumah sakit. Sepertinya standar RS Panti Rapih emang seperti itu. Belum sampai bayi dan ibunya pulang, udah dikasih imunisasi.

2. Hepatitis B

Seperti namanya, manfaat imunisasi ini adalah untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit Hepatitis B. Penyakit kegagalan fungsi hati ini juga menyeramkan karena bisa menyebabkan kematian.

Sebaiknya diberikan sedini mungkin. Suntikan I, setelah lahir. Suntikan II, 1 bulan setelah suntikan pertama. Suntikan III, 5 bulan setelah suntikan kedua. Dan perlu diberikan suntikan ulangan kurang lebih 5 tahun setelah suntikan III.

3. DPT (Diphteria, Pertusis, Tetanus)

Seperti namanya juga, imunisasi ini untuk memberi perlindungan terhadap penyakit dipteri, pertusis/batuk rejan/batuk 100 hari, dan juga tetanus.

Imunisasi ini diberikan 3x berturut-turut selang 1-2 bulan, mulai usia 2-3 bulan. Dan perlu diberikan ulangan sesuai jadwal. Jangan cuma sekali yaa..

Ohya, khusus imunisasi ini bisa menyebabkan anak demam. Kecuali kalau pilih imunisasi di dokter, ada opsi imun tanpa-demam. Harganya berkali-kali lipat lebih mahal. Trus belum tentu juga anak kemudian tidak demam. Beberapa anak ada yang tetep demam sekalipun dikasih yang tanpa-demam.

4. Polio

Manfaatnya untuk memberi perlindungan terhadap penyakit Polio. Dua puluh tahun silam, Polio melumpuhkan 1000 anak setiap harinya. Kemudian tahun 1988 muncul Gerakan Pemberantasan Polio Global. Tapi pada Maret 2005, di Indonesia muncul kasus polio pertama (bayi usia 20 bulan) setelah satu dasawarsa. Jadi, jangan anggap remeh imunisasi ini ya..

Diberikan 4x berturut-turut selang 1-2 bulan. Biasanya dibarengin sama imunisasi DPT. Kalau pilih imunisasi dengan demam, anak akan diberi vaksin 2x. Paha kiri untuk Polio, paha kanan untuk DPT. Tapi kalau pilih imunisasi tanpa-demam, anak cuma diberi vaksin 1x yang sudah combo imunisasi DPT, Polio, dan HIB.

5. HIB (Haemophilus Influenzae Type B)

Manfaatnya untuk mencegah penyakit radang selaput otak (meningitis), radang paru (pneumonia) yang disebabkan oleh kuman Hemofilus Influenza tipe B.

Imunisasi ini diberikan 3x berturut-turut dan biasanya barengan sama imunisasi DPT.

Berdasarkan informasi dari bidan puskesmas di deket rumah mertua, imunisasi HIB ini sudah menjadi imunisasi wajib di tahun 2011. Jadi anak-anak yang lahir 2011 ke depan, wajib diberikan imunisasi HIB. Lagipula imunisasi ini udah combo sama DPT, jadi jarang lupanya.

6. Campak

Manfaatnya memberikan perlindungan terhadap penyakit Campak atau Gabag. Diberikan di usia 9 bulan. Dan tidak perlu diulang jika di usia 15 bulan anak diberi imunisasi MMR.

 photo Jadwal-Imunisasi-IDAI-2014.jpg_zpsnbxlb9s5.pngKeenam imunisasi di atas adalah imunisasi dasar yang wajib diberikan untuk anak kita. Kalau mau murah, keenam imunisasi tersebut bisa didapatkan di Puskesmas atau Bidan terdekat. Tapi kalau mau DPT yang tanpa-panas, harus rogoh kocek lebih dalam untuk imunisasi di dokter anak atau rumah sakit.

Nah, kalau imunisasi di bawah ini adalah imunisasi tambahan yang belum wajib, tapi bisa jadi suatu saat nanti bakal diwajibkan, ketika virus-virusnya sudah mulai marak dan mengancam Indonesia.

7. MMR (Measles, Mumps, Rubela)

Manfaatnya untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit Campak, Gondong, dan Rubella (campak jerman). Tidak perlu diulang apabila usia 9 bulan sudah mendapatkan imunisasi Campak. Ohya, harganya sekitar 250 ribuan.

Luna kemarin abis imunisasi ini dan demam. Saya kira itu karena efek imunisasi. Tapi setelah balik ke dokternya, ternyata itu karena badannya dia aja yang enggak fit. Karena imunisasi ini tidak menyebabkan demam.

8. Hepatitis A

Manfaatnya untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit Hepatitis A atau radang hati (penyakit kuning). Diberikan mulai usia 2 tahun atau saat sedang ada wabah, dan tidak perlu diulang.

Ini jadwal imunisasi untuk Luna, baru mau dikasih di usia 2,5 tahun dan enggak masalah. Harganya sekitar 200 ribuan.

9. Varisela

Manfaatnya untuk mencegah penyakit cacar air. Dan diberikan pada usia 2 tahun.

Yang ini Luna juga masih belum. Mau dikasih setelah Hepatitis A. Harganya lumayan mahal, sekitar 400 ribuan.

Kemarin dapet testi dari tetangga, ketika anak pertamanya kena cacar air, anak keduanya enggak kena cacar air sama sekali. Padahal mereka berinteraksi dekat banget. Mungkin karena anak kedua diberikan vaksin Varisela ini.

10. Tifoid

Manfaatnya untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit demam tifus. Dan diberikan mulai usia 2 tahun atau saat anak sudah mulai jajan.

Nahh… Luna ini jajanan anaknya. Kayak ibuknya. LOL. Kemarin Desember abis dikasih vaksin ini. Harganya sekitar 200 ribuan. Dan itu tinggal satu-satunya vaksin Tifoid yang ada di tempat prakter dsa langganan Luna. Lucky her!

11. IPD (Imunisasi Invasive Pneumococal Disease)

Banyak yang menyebut imunisasi ini PCV. Tapi manfaat IPD dan PCV sama, yaitu untuk memberikan perlindungan terhadap infeksi selaput otak, selaput paru, radang telinga, dan infeksi darah oleh Pneumococus.

Pneumococus itu sering menjadi penyebab infeksi telinga tengah (otitis media). Padahal infeksi telinga itu sering banget menyerang anak balita, terutama batita.

Imunisasi ini dengan cara diberikan suntikan 3x saat usia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Dan Ini vaksin termahal (menurut saya) yang pernah saya kasih ke Luna. Harganya sekitar 600ribuan. Itu harga tahun 2013-2014 dan di praktek dsa lo ya.. Kalau di rumah sakit harganya bisa 1 jutaan.

12. Rotavirus

Kalo imunisasi ini untuk mencegah penyakit diare pada anak. Diberikan melalui oral, 2x di usia 2 bulan dan 4 bulan.

Duh, tau sendiri kan ya.. Anak batita itu masih dalam fase oral. Apa-apa masukin mulut. Luput perhatian dikit, bisa-bisa dia kena diare. Dan kalau kena diare, badannya bisa mengurus, atau sedihnya lagi bahkan ada yang harus opname.

Nah, kalau udah gitu harga 300 ribuan untuk imunisasi ini enggak seberapa banget kan dibandingkan biaya rawat rumah sakit.

13. Influenza

Manfaatnya untuk mencegah penyakit influenza, dan bisa diberikan sejak usia 2 tahun, setiap tahun sekali.

Kalau saya sih enggak berencana ngasih imunisasi ini.

14. HPV (Human Papilloma Virus)

Manfaatnya untuk mencegah kanker serviks. Jadi perlu diberikan kepada anak perempuan sejak usia 10 tahun ke atas. Eh, bahkan usia sekita (usia emak-emak), setau saya juga bisa diberikan imunisasi HPV loh..

***

Dari keempatbelas imunisasi tersebut, sebenarnya menurut IDAI (sejak tahun 2011) sudah tidak ada lagi pembagian imunisasi wajib dan imunisasi tambahan. Melainkan semuanya wajib diberikan. Bisa dilihat dari tabel jadwal imunisasi di atas, enggak ada pembagian wajib dan tambahan. Meski pada praktiknya, untuk imunisasi ketujuh sampai empatbelas tidak semua orangtua memberikannya ke anak karena merasa tidak wajib, dan akses untuk mendapatkannya memang jauh lebih sulit karena harus ke dsa atau rumah sakit.

Emang enggak semua imunisasi tambahan ini harus dikasih sih, tergantung sreg-tidaknya kita aja. Dan tergantung kemampuan finansial kita masing-masing juga.

Tapi kalau misal disuruh milih, mana imunisasi tambahan yang perlu banget dikasih ke anak, saya pilih Rotavirus. Karena sakit diare itu enggak bisa dianggap enteng. Dan diare itu dekat banget dengan kehidupan kita. Kita enggak bisa awasin anak 7 x 24 tanpa meleng sedikitpun. Jadi ketimbang udah kejadian trus berobat mahal, mending kasih imunisasinya sedari dini.

Tahun 2016 ini di usia Luna 2,5 tahun menjelang 3 tahun (masih besok Juli sihh), jadwal imunisasinya adalah Hepatitis A dan Varisela. Udah bikin schedulesama dsa. Sekarang tinggal siapin dananya. *sodorin kuitansi ke Keuangan kantor* :))))

 

 

 

PS: Harga imunisasi yang disebutkan adalah harga di tempat praktek dsa langganan Luna, dr. Ratnaningsih di Apotek Sedayu, Jogja. Harga di Rumah Sakit bisa berbeda, apalagi kalau beda kota bisa beda lagi harganya.

Sumber tulisan: KMS RS Panti Rapih &IDAI.or.id

17 thoughts on “Daftar Imunisasi Anak dan Manfaatnya

  1. aku imunisasinya di rumah vaksin maak..di Jogja sudah ada blm? pendirinya dr.piprim kalau untuk imunisasi yang tambahan harganya jauh di bawah harga rs,plus bebas konsul apa aja sm dsa-nya

Silakan tinggalkan pesan. Tapi maaf ya.. link hidup akan otomatis dihapus. :)