Hal Yang Pernah Disembunyikan Dari Orang Tua

hal yang pernah disembunyikan dari orang tua

Kalian percaya atau enggak, bahwa setiap dari kita diberi naluri manipulatif. Berbohong, mengakali sesuatu demi keselamatan pribadi, termasuk juga menyembunyikan sesuatu demi kepentingan sendiri. Bahkan, untuk anak sekecil Luna, saya percaya banget sifat manipulatif ini seperti naluri yang tiba-tiba aja muncul tanpa ada yang ngajarin.

Seperti misalnya, abis dorong temen dan bikin temennya nangis, trus pas ditanya jawabnya, “Bukan aku kok..” atau “Aku tadi cuma mau ngajak main ini.” Atau misalnya lagi, sudah tahu bahwa enggak boleh makan permen dan cokelat di malam hari, trus makannya sembunyi-sembunyi takut dimarahin, dan pas ketahuan makan ngelesnya, “Aku cuma dikasih sama budhe kok..” Etc. Read more

5 Family Vlogger Favorit

5 Family Vlogger Favorit

By the way, setelah sebelumnya pernah cerita tentang Life Without TV, seminggu terakhir ini bener-bener deh kami enggak pernah nonton TV, soalnya TVnya enggak bisa dinyalain. Lol. Bukan TVnya rusak, tapi semenjak wifi routernya dipindah posisi, kabel adaptornya jadi jauh banget sama set top box TVnya. Mau manjangin kabel tapi enggak sempet. Jadinya TV kabelnya enggak bisa dinyalain. Sementara itu kami juga enggak punya antena, jadi nonton TV lokal pun tak bisa.

Ya udah, Youtube-an aja.. atau nonton pertandingan Sea Games dengan live streaming. Tenang.. hidupku enggak mati walau tanpa TV. Lol

Read more

Ketika Hidup Bergantung Pada Si Burung Besi

Butuh hampir seminggu sendiri untuk menuliskan lengkap cerita ini. Bukan trauma atau kenapa-napa. Cuman saya benar-benar tumbang. Demam, meriang, dan flu berat. Sepertinya, ini jadi flu terparah setelah 3 tahun lalu saat Jogja diguyur hujan abu vulkanik dari Gunung Kelud.

pengalaman rute penerbangan dialihkan

Penerbangan Cengkareng-Adi Sucipto Rabu sore minggu kemarin bakal jadi pengalaman yang tidak akan terlupakan. Penerbangan terburuk, terhoror, paling melelahkan. Dan cukuplah sekali saja buat pengalaman hidup yang bisa diceritakan.

Read more

Drama Follow dan Unfollow

Drama Follow dan Unfollow — Siapa sih, yang pernah ngambek karena enggak difollow balik. Atau kemudian memutuskan untuk unfollow setelah kita enggak kunjung difollow. Hahaha.. Toss dulu sama saya yuk. Jujur nih ya, saya pernah melakukan itu. Terutama untuk orang-orang yang saya kenal dekat personalnya, maksudnya kenalan bukan dari dunia maya, tapi dunia nyata.

Drama Follow dan Unfollow

Read more

Top 10 Blog Post 2016

Top 10 Blog Post 2016

Tahun ini jadi tahun yang menyenangkan di dunia blogging saya. Bukan karena menang lomba blog atau karena banyak job review. Soalnya pertama saya bikin blog 9 tahun yang lalu bukan untuk ikutan lomba. Cih! Alasan sebenernya sih, karena saya sering kalahan kalo ikutan lomba blog.

Tapi jelas yaa.. Kalau ada rejeki datang dari blog, selama bisa dikerjakan ya enggak akan ditolak. #hambauang

Baca juga: Berbagi Kebaikan Melalui Blog oleh Hani Widiatmoko

Di tahun 2016 ini saya bahagia, karena dari blogging jadi punya banyak kenalan dari berbagai penjuru Indonesia. Dan dari blogging juga, ternyata tulisan saya bisa menyebar viral di jagad dunia maya. Rasanya ituu.. bahagia tak terkira. Read more

My Busy December

My Busy December

Bulan Desember saya adalah bulan tersibuk sepanjang tahun. Bulan, di mana otak saya diperas karena harus menyusun rencana kerja 2017 dan mempresentasikannya. Bulan, di mana saya berlari bersama waktu karena harus menyelesaikan pekerjaan sebelum tahun berganti. Bulan, di mana ada beberapa event yang harus dihadiri, salah satunya Hari Ibu di daycare Luna. Bulan, di mana saya harus meluangkan waktu untuk mengambil report semesteran Luna di daycare, dan besok-besok pasti akan lebih hectic lagi, karena harus mendampingi anak ujian akhir semester dan ambil rapor. Dan yang pasti, Desember adalah bulan, di mana saya harus menjalani rangkaian panjang persiapan natal. Read more

Etika Komunikasi via Whatsapp

Etika Komunikasi Via Whatsapp

Etika Komunikasi via Whatsapp — Hari Selasa, 22 November lalu saya diundang oleh Perkumpulan Istri Hakim Jogja, untuk mengisi sesi sharing di arisannya. Arisan Jelita namanya.

Saat awal dihubungi, saya pikir bakal bicara tentang etika bersosial media. Tapi setelah ketemu dan ngobrol-ngobrol lebih lanjut, saya diminta fokus untuk sharing tentang etika berkirim pesan di whatsapp.

Maklum ya.. hampir seluruh pesertanya seusia mama saya dan tidak begitu akrab mainan Facebook, Twitter, apalagi Instagram. Mereka lebih familiar dengan whatsapp. Apalagi whatsapp grup, bisa rame kalau puluhan ibu-ibu kumpul di sana. Read more