#Familife: Berdamai dengan Kebiasaan Menyebalkan Pasangan

Cara Berdamai dengan Kebiasaan Menyebalkan Pasangan. Sengaja saya bukan nulis “kebiasaan buruk” melainkan “kebiasaan menyebalkan”, karena enggak semuanya kebiasaan buruk. Hanya saja kita enggak terbiasa dengan kebiasaan pasangan, sehingga kadang itu terasa nyebelin.

berdamai dengan pasangan

Udah berapa lama sih kita menikah? Atau kalau yang masih pacaran, udah berapa lama kita pacaran dengan orang yang sama? Lalu, sudah seberapa dalam kita mengenal pasangan kita? Apa makanan favoritnya? Gimana rutinitasnya? Apa kebiasaannya saat bangun tidur? Dan lain-lain. Read more

#Familife: Menyelesaikan Konflik dengan Pasangan

Cara Menyelesaikan Konflik dengan Pasangan. Saya pernah membayangkan hubungan dengan pasangan yang tanpa pertengkaran. Kayaknya enak banget ya, damai, indah. Tapi jelas lah, itu cuma khayalan saja, karena nyatanya selama saya menjalin hubungan pacaran sampai menikah, tidak pernah lolos tanpa pertengkaran.

Cara-menyelesaikan-konflik-dengan-pasangan.jpg

Apalagi waktu masih pacaran, wih… saya yang dasarnya pemarah ini sering banget berantem sama pacar. Telepon enggak diangkat, ngambek, marah. Jemput telat, ngambek, marah. Apalagi kalau berhubungan dengan mantan, jelaslah bisa bikin marah. Hahaha.. Yes, I’m so childish. Sampai sekarang masih.

Read more

#Familife: Resolusi Keluarga 2017

 photo 1483548999274_zpsamillxxl.jpg

Sama seperti kebiasaan orang-orang di malam tahun baru, kemarin saya dan suami juga sama-sama melek sampe pagi. Meski hari-hari biasa udah kebiasaan melek sampe pagi, tapi khusus malam tahun baru harus beda. Jadi kami berniat bakar sate ayam di depan rumah sambil lihat kembang api. Sekalian mau ngenalin konsep tahun baru ke Luna, sambil bikinin dia aneka craft untuk new year eve.

Saking niatnya ya, saya udah cari referensi new year eve party for kids di Pinterest dan belanja di stationery store segala printilan DIY sejak 1 minggu sebelumnya.

Read more

Tradisi Natal Keluarga

Natal ini saya libur super-panjang. Sepanjang libur lebaran biasanya, sekitar 10 hari. Dan aku senang, hahaha.

Tapi di hari pertama libur udah diawali dengan debat sama suami. Liburan panjang ini mau kemana? Udah arrange schedule mau staycation di Solo, ternyata voucher-nya udah expired sejak 21 Desember lalu. Kirain masih 31 Desember, ternyata aku salah baca. Kzl.

tradisi natal keluarga.jpg

Read more

Ketika yang Dipilih Anak Tidak Diinginkan Orangtua

Ketika yang Dipilih Anak Tidak Diinginkan Orangtua.jpg

Kali ini saya tidak akan cerita tentang diri sendiri, tentang suami, apalagi tentang anak. Gara-gara baca tulisan Tanti Amelia tentang passion, saya jadi pengin cerita sedikit tentang adik saya. Adik yang paling badung, paling bengal, paling rebel, tapi om idola-nya Luna.

Tulisan Tanti bisa dibaca di sini:
Mengubah Hobi Menjadi Rezeki

Di antara ketiga anak mama dan bapak, adik saya ini yang paling rebel. Entah sudah berapa kali mama dipanggil guru BP gara-gara ulahnya. Ketahuan boloslah, ketahuan ngerokok di sekolahlah, bahkan ketahuan minum juga pernah. Lagian dia bego juga waktu itu, minum kok pake seragam sekolah. Lol

Tapi sebelnya, dia ini anak tercerdas dibanding dua saudara lainnya. Kalau saya harus belajar 3 hari 3 malem buat pinter, harus les ini-les itu biar fasih. Dia enggak perlu semuanya. Ibaratnya ditinggal ngeluyur sampe pagi, besoknya di sekolah tetep bisa dapet nilai bagus pas ulangan harian. Read more

Begini Caranya Menciptakan Keluarga yang Sadar Gender

cara menciptakan keluarga yang sadar gender.jpg

Mumpung masih gres nih, saya mau berbagi cerita event yang saya hadiri 6 hari yang lalu.

Jadi, sejak sebelum lebaran saya dapat undangan dari Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPA) untuk ikut Pelatihan Pemahaman Kesetaraan Gender bagi Penulis dan Penerbit Buku Ajar Sekolah.

Dari judulnya udah wow banget ya.. Khas pemerintah. Acaranya juga wow. Wow capeknya karena 2 hari dikarantina di Hotel Inna Garuda. Mulai 11-12 Agustus, full day dari jam 8 pagi sampai 10 malam.

Diisi oleh 3 fasilitator, Bu Ikhlilah dari Program Magister Kajian Gender UI, Pak Wawan dari Departemen Agama, dan Bu Ida dari KPPA. Duh… maaf enggak hafal nama lengkapnya. Read more

Menjadi #Relationshipgoal Bagi Anak Kita

menjadi #relationshipgoal bagi anak kita.jpg

Lagi-lagi tentang Karin. Semoga kalian tidak bosan melihat timeline bersliweran membahas gadis ABG ini.

Sudah 4 hari terakhir, enggak di kantor, di rumah, di grup whatsapp, bahkan di sosmed, kami membahas Karin tiada henti. Termasuk dengan suami. Tapi bukan tentang “bagaimana menjadi orangtua yang baik, supaya besok anak kami tidak seperti Karin.” Melainkan bagaimana kami berdua bisa menjadi #relationshipgoal bagi anak-anak kami nantinya.

Melihat hubungan Karin Novilda dan Muhammad Gaga yang dijadikan #relationshipgoal bagi anak-anak ABG, tapi sayangnya relationship itu cuma seumur jagung. Lalu, masa iya yang namanya #relationshipgoal itu seperti itu. Pastinya enggaklah..

#relationshipgoal yang baik dan benar itu seharusnya ada di pasangan orangtua kita masing-masing. Kalau orangtua anak-anak kita, ya berarti #relationshipgoal mereka adalah kita.
Read more